137 orang Temasuk 5 Balita Di Majalengka Positif Idap HIV

Majalengka,(Sinarmedia),-
Dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus HIV AIDS, Dinas Kesehatan (Dinkes) bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Majalengka menggelar razia para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang biasa mangkal di sejumlah warung remang-remang dan hotel, yang ada di Kabupaten Majalengka Rabu lalu.
Dalam razia tersebut berhasil diamankan 4 PSK dari warung remang-remang di daerah Sumberjaya, dan seorang gadis yang masih berstatus siswa SMA yang ditangkap karena berkeliaran disekitar terminal Cigasong bersama para lelaki. Mereka didata kemudian  langsung diambil sampel darahnya  oleh tim medis dari dinas kesehatan untuk diperiksa.
Kepala satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja Yusanto Wibowo mengatakan, razia PSK ini akan terus dilaksanakan dan akan bekerja sama dengan pihak dinas Kesehatan untuk mendeteksi para pengidap HIV dengan cara razia pada malam hari karena pelaku penjaja cinta identik beroperasi pada malam hari.
“Razia seperti ini akan terus dilakukan untuk menekan angka prostitusi di Majalengka yang merupakan salah satu penyebab utama penyebaran virus HIV AIDS,” katanya.
Sementara itu menurut Kepala Dinas Kesehatan H. Rieswan Graha melalui Kasi Pengendalian dan Penyebaran Penyakit (P2P) Menular H. Ence, SKM, MMKes, Msi menerangkan, sebagai langkah untuk megantisipasi penyebaran virus HIV AIDS, maka dinasnya bekerjasama dengan Satpol PP gencar melakukan sosialisasi serta mengecek darah para wanita penghibur untuk diketahui apakah mengidap virus tersebut atau tidak.
Ence yang di dampingi oleh dr. Huda menerangkan, Setelah sampel darah diambil, kemudian akan diperiksa di laboratorium. Namun, kata dia, hasil pemeriksaan tersebut tidak bisa dipublikasikan lantaran bersifat rahasia.
Tim penanganan virus HIV dan TBC Dinkes Majalengka, Dede Pranoto, S.Kep mengatakan jumlah pengidap HIV di Majalengka saat ini mencapai 137 orang. Dari tahun ketahun jumlah penderita HIV AIDS terus meningkat, dari jumlah tersebut  ada 5 balita yang terkena HIV yang ditularkan dari ibunya dan sampai sekarang bertahan hidup tinggal 2 orang lagi.
“Jika dilihat dari data yang ada jumlah penderita HIV AID di Majalengka ini memang terus meningkat dan cukup mengkhawatirkan,” pungkasnya.(S.07)

1,252 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven − two =