17 Desa Rawan Konflik Pilkades

‎Majalengka ,( Sinarmedia), –

Dari 141 Desa yang akan melakukan Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2019 pada Sabtu 2/11 tercatat ada sekitar 17 desa masuk dalam kriteria rawan konflik. Untuk, pihak Polres Majalengka akan menerjunkan sejumlah personel secara intensif ke desa yang diangap rawan konflik.

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono mengatakan, pilkades serentak yang diikuti 383 calon kepala desa yang tersebar di 141 desa di 26 kecamatan di Kabupaten Majalengka dipastikan aman dan kondusif. namun, pihaknya tak memungkiri masih ada beberapa desa yang memang rawan konflik.

‎”Bedasarkan pemetaan, ada 17 desa dinyatakan rawan terjadi konflik. Namun, kami sudah mengantisipasi dengan memaksimalkan personel untuk pengamanan.” ungkapnya, Rabu (30/10).

Kapolres menambahkan Petugas gabungan nantinya akan melakukan pengamanan selama tiga hari dan akan diterjunkan mulai H-1 dan hari pelaksanaan hingga H+1 atau pasca Pilkades.
Untuk pengamanan di 141 desa tersebut, pihaknya akan menerjunkan ribuan kekuatan personel gabungan, baik polisi, TNI, Satpol PP maupun Linmas.

“Sesuai kontijensi kita, nantinya ada 5 personel Polri di setiap desa, ditambah TNI 3 personel dan dari pemerintahan, baik itu dari Satpol PP maupun Linmas, sebayak 5 personel,” ujarnya.

Masih kata Kapolres, bahwa setiap desa ada 13 personel yang mengamankan pada pelaksanaan Pilkades serentak 2019 di Kabuaten Majalengka tersebut.

“Untuk mengantisipasi Pilkades di daerah yang rawan konflik, kami telah berkoordinasi dengan pihak Polda Jabar, untuk mengantisipasi situasi kontijensi, kita siapkan anggota Brimob Polda Jabar 1 kompi dan BKO dari Polres Indramayu 2 pleton,” ujarnya. ( S-3)

1,562 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 − 8 =