QR Code Business Card

SINAR MEDIA

Tegas – Lugas – Obyektif

Banner

Keringat Yang Mengenai Mata Dapat Menyebabkan Katarak

Published on Mar 02 2011 // Kesehatan

Argapura (Sinarmedia).-

Puluhan warga desa Sadasari Kec. Argapura melakukan tes mata untuk memastikan terbebas dari penyakit katarak. Tes mata yang diberikan secara Cuma-Cuma tersebut dilakukan oleh yayasan Medisin Nusantara yang berpusat di Jalaksana Kab.Kuningan.

Berdasarkan pantau Sinarmedia, puluhan warga desa Sadari mulai dari ibu rumah tangga, bapak- bapak sampai anak-anak nampak anstusias mengikuti sosialisasi dan pemeriksaan mata gratis tersebut.

Menurut salah seorang warga, Mumun menuturkan ,dirinya merasa sangat senang dengan adanya program tersebut, selain pemeriksaan mata yang gratis juga bisa mengetahui kondisi kesehatan mata apakah memiliki penyakit katarak atau tidak.

“Yang paling penting lagi, saya jadi tahu bagaimana cara menjaga mata saya dari katarak.” Katanya saat ditemui Sinarmedia disela-sela acara.

Konsultan ahli mata Yayasan Medisin Nusantara, Sumarno mengatakan, pihaknya telah memprogramkan sosialisasi ini di Kabupaten Majalengka. Namun hanya saja jumlah penderita katarak di kota angin ini belum mengetahuinya secara pasti, untuk itu pihaknya melakukan sosialisasi langsung ke desa-desa guna mendapatkan data yang akurat terkait jumlah penderita katarak.

“Meskipun belum semua desa di Kab. Majalengka kami datangi semua, namun kami melihat warga disini sangat antusias terhadap pemeriksaan mata, itu sangat memotivasi kami untuk terus bersosialisasi,” katanya.

Menurut Sumarno, di Indonesia sendiri jumlah penderita katarak masih tergolong  sangat tinggi  bahkan Indonesia menduduki peringkat pertama di Asia fasifik dengan jumlah penderita katarak terbanyak, dan menempati peringkat kedua di dunia setelah Afrika Selatan.

“Sebagian besar warga Indonesia adalah pekerja keras dan banyak buruh kasar atau pekerjaan yang menghasilkan  banyak keluar keringat. Apabila keringat itu megenai mata terlalu sering kemungkinan besar akan menimbulkan penyakit mata tertentu, karena keringat yang mengenai mata mengandung racun.” Ungkapnya.

Sumarno menambahkan, umumnya penderita katarak ini lebih cenderung berada di daerah pinggiran dan pegunungan. Dan penyebabnya pun cukup beragam, diantaranya : keringat yang masuk kemata dapat mengundang penyakit mata, debu juga dapat merusak mata karena debu mengandung zat-zat yang cukup berbahaya.

“Di daerah pinggiran itu masih terkendala minimnya informasi dan akses kesehatan, serta kebanyakan orangnya masih merasa malas untuk memeriksakan diri. Apalagi yang sedang berkendara memakai sepeda motor dengan tidak menggunakan kacamata atau helm, otomatis kotoran debu tersebut langsung masuk ke dalam mata.“ paparnya.

Sementara itu ditemui secara terpisah, Kepala Desa Sadasari, Mansur melalui salah seorang kepala dusun menyatakan, selaku aparat desa pihaknya sangat mendukung sepenuhnya terhadap program kesehatan seperti yang diadakan Yayasan Medisin Nusantara.

“Supaya masyarakat kami tahu bagaimana cara menghindari penyakit, khususnya yang dapat menjadikan kebutaan pada mata, dan itu memang harus terus disosialisasikan kepada warga.” pungkasnya. (Medi/Job)

Incoming search terms:

Bookmark and Share

Leave a comment