873 Pejabat Majalengka Dilantik,Empat Pejabat Eselon II Dimutasi

Majalengka, (Sinarmedia).-
Sebanyak 873 pejabat eselon II,III dan IV di lingkungan Pemkab Majalengka dilantik oleh Bupati Bupati Majalengka H.Karna Sobahi di gedung Islamic Centre Majalengka Selasa (31/12).
Pelantikan pejabat itu dilakukan pada akhir tahun 2019 karena adanya perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru yang diberlakukan pada Januari tahun 2020 .Dengan adanya perubahan SOTK tersebut maka seluruh pejabat Pemkab Majalengka harus dikukuhkan kembali.
Namun dari ratusan pejabat yang yang dikukuhkan ada pula pejabat yang dimutasikan karena dinasnya ditiadakan karena bergabung dengan dinas lain .Seperti dinas Koperasi dan KUKM yang kini tidak adlagi maka kepala dinasnya Iman Pramudya menduduki jabatan sebagai kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Dinas lainya yang juga dilebur adalah dinas ketahanan pangan yang digabung dengan dinas pertanian.Kepada dinas ketahanan pangan Wawan Suwandi dimutasikan menjadi asisten Perekonomian dan Pembangunan.
Sementara Abdul Gani yang sebelumnya Asisten Perekonomian dan Pembangunan mennggantikan Aeron Randi sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat. Dan Aeron Randi dipercaya memimpin Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) baru yakni Badan Pendapatan Daerah.
Selain tiga pejabat eselon II tersebut , sejumlah pejabat eselon dua lainya tidak mengalami perubahan tetap memegang kepala OPD seperti sebelumnya.Berbeda dengan pejabat eselon II , sejumlah pejabat eselon III seperti sekretaris banyak yang terkena mutasi.
Beberapa pejabat eselon III yang terkena mutasi diantaranya adalah Aja Suteja yang kini menjadi Sekretaris BKPSDM menggantikan Doni Fardiansyah yang dialih tugaskan menjadi camat Cigasong,Sekretaris dinas pendidikan kini dipegang oleh Heri Rahyubi menggantikan Roppedah yang dimutasikan menjadi Sekretaris dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Bupati Majalengka Karna Sobahi menyebutkan, mutasi tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan karena ada yang pensiun juga karena adanya SOTK baru.
Karna berjanji tidak akan mengurangi gaji maupun tunjangan , adapun pergeseran itu tidak ada kepentingan lain kecuali karena kebutuhan saja.Karna juga meminta agar para pejabat untuk lebih meningkatkan kinerjanya karena tantangan di masa mendatang akan lebih banyak.(S.03).

713 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 − 5 =