Aku Rela Menjadi Istri Muda, Asal …..

Sepintas melihat sosok Cinta begitu orang memanggilnya, gadis berparas cantik dan berusia sekitar 21 tahunan ini tidak ada yang berbeda dengan perempuan pada umumnya. Namun gadis yang sehari-harinya mengaku bekerja sebagai Pemandu lagu (PL) disalah satu tempat karaoke ini ternyata merupakan istri simpanan salah seorang pejabat di lingkungan pemerintahan Majalengka.

Meski sempat menolak untuk menceritakan kisah asmaranya, namun setelah diyakinkan bahwa kisahnya nanti tidak akan mengungkap nama asli pejabat dan tidak menyebutkan nama asli keduanya. Akhirnya perempuan yang merupakan asli warga Majalengka ini akhirnya bersedia menceritakan kehidupan dirinya yang sudah dua tahun lebih menjadi isteri simpanan salah satu pejabat di Majalengka.

Cinta mengaku kenal dengan sosok pejabat sebut saja namanya Boy (Bukan nama sebenarnya) yang konon katanya pejabat, pertama kalinya dikenalkan oleh salah seorang temanya sebut saja namanya Kasih, yang lebih dulu bekerja di tempat karaoke tersebut. Kasih ini merupakan teman semasa SMA Cinta, dan Cinta pun mengaku bekerja menjadi pemandu lagu ini diajak oleh Kasih.

Dulu awal aku bisa bekerja sebagai pemandu lagu ini atas ajakan dari kasih, terus terang aku awalnya iri melihat Kasih memiliki pakaian bagus-bagus dan bermerk, punya kendaraan, dan gadget canggih serta model terbaru. Terus terang aku ingin seperti temanku bisa mandiri dan sukses, dan akhirnya Kasih mengajaku ke kota dan bekerja sebagai PL.

Awalnya aku merasa canggung bekerja sebagai pemandu lagu ini, karena selain aku harus bisa nyanyi aku juga harus terbiasa menemani tamu lelaki yang rata-rata usianya lebih tua dariku, bahkan ada juga tamu yang usianya seumuran dengan bapakku. Sebenarnya aku sempat ragu dengan profesi yang aku jalani ini, namun karena Kasih terus menyakinkanku akhirnya aku mencobanya.

Memang sebelumnya Kasih juga sempat menceritakan kepadaku akan berbagai resiko menjadi seorang pemandu lagu, ya salah satunya adalah harus siap bertemu dengan para lelaki hidung belang. Jadi saat aku menjalani profesi tersebut aku tidak kaget dan aku mencoba profesional kepada setiap tamuku.

Sampai akhirnya Kasih mengenalkanku dengan Boy, dimata kasih Boy dan teman-temannya merupakan salah satu tamu istimewanya. Sebelumnya aku diberitahu oleh Kasih bahwa Boy dan teman-temanya ini adalah pejabat berasal dari kota Angin Majalengka, mereka rutin datang ketempat karaoke tempatku bekerja minimalnya 2 kali dalam sebulan.

Malam itu aku dan Kasih menemani rombongan Boy dan teman-temanya berkaraoke selama kurang lebih tiga jam, pada malam itu Boy memintaku untuk menemaninya seperti Kasih menemani teman-teman yang lainya. Tidak ada yang spesial saat aku menemani Boy, hanya saja selama aku menemaninya aku sempat tukaran nomor telpon dan pin BB.

Singkat cerita dua hari kemudian ada telpon masuk dari Boy, awalnya Boy hanya sekedar menanyakan hal-hal yang standar kepadaku mulai dari kabar dan asal usulku. Tapi memang satu hal yang aku suka dari Boy, walaupun usianya terpaut jauh denganku yakni hampir 20 tahunan namun dia sangat perhatian dan baik kepadaku.

Komunikasi Cinta dan pejabat yang bernama Boy tersebut terus berlangsung dari hari ke hari. Boy juga kini menjadi lebih sering datang ketempat karaoke tempatku bekerja dan selalu memintaku untuk menemaninya selama berkaraoke. Bahkan satu waktu usai menemani berkaraoke Boy mengajak aku dan memang agak sedikit memaksa untuk bisa makan malam di sebuah kafe karena ada hal yang penting untuk dibicarakan denganku.

Saat itulah ternyata Boy mengungkapkan perasaan cintanya kepadaku dan berniat untuk menikahiku menjadi isteri keduanya, tentu saja aku kaget mendengar keinginan dari Boy yang terkesan mendadak tersebut. Terus terang aku bingung dan tidak bisa menjawabnya, karena aku tahu bahwa Boy sudah memiliki anak dan isteri. Namun disatu sisi apabila aku langsung menolaknya aku juga tidak berani dan tidak mau, karena bagaimanapun Boy sudah baik kepadaku bahkan selama ini semua kebutuhanku selalu dipenuhinya. Sehingga pada waktu itu aku putuskan agar Boy dan aku cukup hanya menjalin hubungan pacaran saja.

Sudah hampir lima bulan lamanya kami berdua menjalin hubungan pacaran, memang karena seringnya berkomunikasi dan bertemu kami berdua sudah tidak canggung lagi layaknya pasangan kekasih. Jujur terkadang aku juga merasakan kangen kepada Boy apabila lama tidak bertemu denganya, tanpa disadari makin hari hubungan kami berdua bukan sekedar teman atau pacaran saja hubungan kami menjadi semakin intim, bahkan kami kerap melakukan hubungan suami isteri.

Namun karena seringnya kami melakukan hubungan intim, akhirnya Boy memutuskan untuk mengajaku melegalkan hubunganmya dalam sebuah ikatan pernikahan agama. Karena dia tidak mau terus menerus melakukan zina denganku, dia ingin melakukan hubungan yang halal secara agama. Aku menyetujui permintaannya tersebut, kami berdua pun melangsungkan pernikahan agama yang hanya dihadiri aku dan dia serta seorang ustadz saja.

Sejak saat itulah, kehidupanku mulai terjamin mulai darii uang kost, kendaraan, uang jajan ataupun kebutuhan lain benar-benar dicukupi oleh Boy yang kini telah resmi menjadi suamiku. Memang aku akui kenyamanan sejumlah fasilitas itulah yang menjadi alasan kenapa aku mau menikahinya, meski ia sendiri tahu bahwa suaminya telah memiliki anak dan isteri dan tidak menutup kemungkinan hubungan terlarang itu bisa menjadi masalah berat jika diketahui oleh istri Boy kelak.

Dengan modal paras wajah cantik yang dimiliki Cinta serta tubuh tinggi semampai ini sebenarnya ia juga bisa dengan mudah mendapatkan lelaki yang lebih muda dan kaya, karena tidak sedikit lelaki yang datang menghampirinya. Namun karena ia tidak ingin menghianati Boy yang kini menjadi suaminya dan sangat baik kepadaku, untuk itu aku putuskan untuk tetap setia dan tidak akan tergoda lelaki lain.

Tidak terasa hubungan kami berdua sudah berjalan hampir dua tahun lamanya, ada pepatah yang mengatakan bahwa tidak selamanya hubungan terlarang itu akan berjalan mulus tenyata benar adanya. Sepandai-pandainya tupai meloncat pasti akan jatuh juga, serapat-rapatnya kejahatan ditutupi pasti akan terbongkar juga seperti halnya hubungan terlarangku dengan Boy.

Kabarnya isteri Boy telah mengetahui hubunganku dengan suaminya, dan sejak saat itu kini Boy mulai jarang menemuinya, bahkan untuk berkomunikasipun kami kesulitan karena no telepon Boy sudah tidak aktif lagi. Bahkan sempat beberapa bulan uang nafkah bulananku juga tidak ditransfer oleh Boy, akhirnya hubunganku dengan Boy tidak ada kejelasan.

Padahal sebelum ia menikahiku ia berjanji kepadaku bahwa dia akan setia dan apabila harus memilih antara isteri pertamanya dan diriku dia akan memilihku. Namun kini janji tinggalah janji walau sudah menjalin hubungan terlarang hingga dua tahun lamanya, ternyata dia lebih memilih kembali hidup dengan isteri pertamanya dan dengan mudahnya mencampakanku.

Setelah hampir lima bulan lamanya aku lost contak dengan Boy, akhirnya boy ada menelponku dengan nomor baru, selain itu dia juga kini walaupun tidak pernah bertemu denganku tiap bulanya dia kerap mentransfer uang kepadaku, bahkan saat aku butuh uang ia pun mengirimnya.

Meski harapannya untuk dinikahi pejabat hanyalah tinggal harapan belaka, namun Cinta mengaku bertahan menjalin hubungan itu sampai sekarang, karena kebutuhan finansial semata. Ia hanya memanfaatkan materi yang selalu ia terima dalam setiap bulannya. Ya… memang sekarang hubungannya tidak seperti dulu, bagiku itu tidak masalah yang terpenting kebutuhan bulananku masih terpenuhi.***

3,196 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/aku-rela-menjadi-istri-muda-asal/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *