Ali Surahman Diberhentikan Wakil Ketua DPRD Kosong

Majalengka,(Sinarmedia).-

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Majalengka, H Ali Surahman diberhentikan sementara dari jabatannya menyusul vonis 6 tahun penjara yang dijatuhkan oleh majelis hakim Tipikor Jawa Barat kepada dirinya karena tersangkut   kasus dugaan Korupsi dana CSR. Proses hukum Ali tersebut masih belum selesai karena jaksa penuntut umum mengajukan banding.

Sekretaris DPRD Majalengka, Siswantoro Stoven saat dikonfirmasi Sinarmedia membenarkan pemberhentian H Ali dari kursi wakil ketua DPRD Majalengka. Menurutnya, pemberhentian sementara H Ali  sebagai wakil ketua dewan ini sudah sesuai dengan UU No. 27 tahun 2009 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (MD3).

Selain itu sesuai pula dengan Peraturan Pemerintah (PP) No.19 tahun 2010 tentang tata cara pelaksanaan tugas dan wewenang serta kedudukan keuangan gubernur sebagai wakil pemerintah di wilayah provinsi dan putusan DPRD Majalengka No.1 tahun 2012 tentang Tata Tertib Dewan.

Diakuinya, surat keputusan dari Gubernur Jawa Barat (Jabar) tentang status pemberhentian sementara H Ali  sebagai wakil Ketua DPRD Majalengka telah diterima pada bulan Desember 2016.

“Secara non formal status jabatan H Ali  sebagai wakil ketua Dewan sudah diberhentikan sejak bulan Agustus tahun lalu sejak statusnya menjadi terdakwa seperti diatur dalam Tata Tertib Dewan, bilamana tengah dalam proses hukum dan berstatus terdakwa maka yang bersangkutan diberhentikan sementara hingga ada keputusan berkekuatan hukum tetap atau “incracht,“ paparnya.

Walaupun saat ini kasus Ali telah diputus Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jawa Barat  tapi statusnya masih sebagai terdakwa karena Jakasa Penuntut Umum (JPU) mengajukan banding atas keputusan pengadilan tersebut.

Karena diberhentikan sementara maka H Ali kelihangan atau dicabut hak-haknya sebagaimana diatur dalam Keputusan DPRD Majalengka No.1 tahun 2012 pasal 156 ayat 7  diantaranya seperti tunjangan jabatan, BOP, Biaya Komunikasi dan lainnya.

Tunjangan yang diterimanya hingga saat ini hanya berupa tunjangan beras, tunjangan keluarga, uang paket, representasi dan tunjangan kesehatan, jika hasil banding nanti hakim menyatakan AS bebas dan dinyatakan tidak bersalah maka semua hak-haknya akan dikembalikan.(S.04)

218 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/ali-surahman-diberhentikan-wakil-ketua-dprd-kosong/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *