Ali Surahman Divonis 4 Tahun, Jaksa Ajukan Banding

Majalengka,(Sinarmedia).-

Tidak sependapat  atas putusan majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jawa Barat yang menjatuhkan vonis selama 4 tahun, denda Rp200 juta subsider 3 bulan dan uang pengganti sebesar Rp326 juta terhadap Ali Surahman (wakil ketua DPRD Majalengka), Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan banding.

Jaksa penuntut umum pada sidang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman pidana selama 8 tahun  dan denda sebesar Rp200 juta subsider  6 bulan dan uang pengganti sebesar Rp1,5 milyar.

Keputusan JPU untuk mengajukan banding dibenarkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Majalengka M.Iwa Suwia Pribawa melalui Kasi Pidana Khusus (pidsus) Leila Qadaria P.M. Menurutnya setelah  majelis hakim yang diketuai oleh Naisyah memutuskan hukuman pidana  terhadap terpidana AS dalam sidang pengadilan Tipikor (22/12), pihak Kejari mengambil sikap untuk untuk mengajukan banding.

“Kami langsung mengambil langkah untuk mengajukan banding, selang lima hari setelah putusan pengadilan tipikor. Berkas pengajuan banding sudah selesai dan sudah kami serahkan untuk diproses lebih lanjut,“ paparnya saat ditemui diruang kerjanya belum lama ini.

Berdasarkan yang terungkap dipersidangan dan putusan hakim, menunjukan bahwa tindakan proses hukum yang dilakukan Kejari sejak dulu sudah benar artinya perbuatan AS memenuhi unsur-unsur yang diatur dalam UU No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi pasal 2 yang berbunyi setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dipidana dengan pidana penjara paling lama 20 tahun.

Ditambahkannya, berdasarkan pengembangan penyidikan yang dilakukan tim jaksa Kejari Majalengka pihaknya telah menetapkan beberapa orang tersangka baru  yang diduga turut terlibat bersama-sama dengan AS.

“Demi kelancaran proses hukum untuk sementara saya belum bisa menyebutkan nama-namanya yang jelas proses hukum terus berjalan dan segera akan kami naikan dari penyidikan ke tahap tuntutan,“ pungkas kasi pidsus yang baru bertugas di Majalengka selama 2 bulan itu.(S.04)

Seperti diketahui Ali Surahman didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi  Corporate Social Responbility (CSR) PT. Sanghiang Sri melalui program gerakan peningkatan produksi pangan berbasis korporasi (GP3K) tahun 2011/2012.

Sementara itu terdakwa Ali Surahman kepada Sinarmedia mengungkapkan bahwa kasus yang membelit dirinya  adalah  bukan perkara  pidana tapi perkara perdata karena menyangkut utang piutang antara dirinya dengan PT. Sang Hyang Sri.(S.04).

 

 

 

 

 

428 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/ali-surahman-divonis-4-tahun-jaksa-ajukan-banding/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *