APBD Perubahan Masih Terus Direvisi

Majalengka, (Sinarmedia).-
Walaupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2015 sudah dievaluasi Gubernur dan telah diketok palu (ditetapkan –red)  sejak 15 oktober lalu namun nyatanya hingga kini APBD-P tersebut masih terus dibahas oleh bidang anggaran DPKAD. Berdasarkan informasi yang diperoleh hingga Jum’at (30/10) beberapa orang bidang anggaran masih membahas APBD-P di salah satu hotel di Cirebon setelah sebelumnya dibahas di salah satu hotel di Kuningan.
Belum kelarnya pembahasan APBD perubahan 2015 itu  diprediksi  akan menjadi penghambat realisasi penyerapan anggaran. Selain itu keterlambatan pembahasan anggaran juga khabarnya dikarenakan adanya kesalahan-kesalahan dalam perhitungan APBD-P.
Kepala Bidang (Kabid) Anggaran pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Abdul Goni ketika dikonfirmasi membantah masih adanya pembahasan APBD perubahan karena adanya kesalahan dalam perhitungan APBD-P. Menurutnya pembahasan APBD perubahan telah selesai dan anggaran siap direalisasikan.
Adapun dinas yang belum bisa mencairkan anggaran perubahan dikarenakan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) tersebut belum menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada DPKAD. Apabila DPA sudah diteliti dan ditanda tangani oleh kepala DPKAD maka SKPD bisa segera merealisasikan anggaran perubahan.
Abdul Goni yakin APBD perubahan bisa direalisasikan  tepat waktu karena penetapan APBD Majalengka lebih cepat dari penetapan APBD-P Propinsi Jawa Barat. Ia juga memastikan penyerapan anggaran akan tepat waktu walaupun ada anggaran untuk pembangunan fisik seperti yang ada di Dinas  Pengelolaan Sumber Daya Air Pertambangan dan Energi ( PSDAPE) dan Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK).
Ia menambahkan, walaupun penetapan APBD- P pada tanggal 15 oktober tapi pelaksanaan lelang proyek sudah bisa dilakukan sejak tanggal 29 September lalu, namun  penanda tanganan kontrak baru bisa dilakukan setelah tanggal 15 Oktober. Namun apabila setelah penetapan ternyata ada perubahan maka pelelangan proyek yang dilaksanakan tanggal 29 Oktober bisa dinyatakan gagal.
Sementara itu kepala Dinas BMCK Dedi Rahmadi  yakin pelaksanaan proyek-proyek fisik yang ada di Dinas BMCK yang  dananya bersumber dari APBD perubahan dapat direalisasikan tepat  waktu. Hal itu dikarenakan Pelelangan paket-paket pekerjaan untuk APBD-P sudah ditayangkan sejak Kamis (30/10) lalu.
Menurut mantan kepala dinas PSDAPE itu, dengan pelaksanaan  lelang dilaksanakan pada  akhir bulan ini maka penanda tanganan kontrak bisa dilakukan sebelum tanggal 20 November  hingga cukup waktu untuk melaksanakan pekerjaan karena kebanyakan proyek yang dilaksanakan adalah pembangunan jalan dengan hotmik yang relatif  bisa cepat dalam pelaksanaanya.(Red/S.09).

522 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/apbd-perubahan-masih-terus-direvisi/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *