Awal 2017 Majalengka Dilanda Bencana Alam, Masyarakat Diminta Waspada

Majalengka,(Sinarmedia).-

Akibat curah hujan tinggi pada awal tahun 2017 ,sejumlah wilayah di Kabupaten Majalengka dilanda bencana alam secara berturut-turut  berupa longsor, abrasi dan banjir khususnya di wilayah Utara. Tidak ada korban jiwa akibat bencana alam tersebut, namun  kerugian materil dan imateril  yang ditimbulkan cukup besar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka H. Toto Sumianto melalui Kasi Logistik Rena menyebutkan, berdasarkan data sementara yang dihimpun, terhitung sejak awal bulan Januari hingga saat ini sedikitnya tercatat  telah terjadi 9 kejadian bencana alam berupa longsor,abrasi dan banjir di wilayah Kecamatan Malausma, Lemahsugih, Bantarujeg, Argapura, Maja dan Kecamatan Majalengka.

“Umumnya bencana alam yang terjadi saat ini didominasi oleh longsor yang diduga kuat disebabkan tingkat curah hujan  tinggi, namun beruntung tidak ada korban jiwa,“ paparnya.

Disebutkan, bencana alam di tahun 2017 diawali dengan  bencana alam tanah longsor di Blok Kamis Sindangreret Desa Kalapa Dua Kecamatan Lemahsugih. Akibat diguyur hujan selama 8 jam terus menerus  tanah pesawahan milik warga dan sejumlah pohon tumbang hingga merusak kolam ikan milik warga dan satu unit rumah  disekitarnya yang dihuni oleh tujuh orang.

Diwaktu yang sama satu rumah milik warga Pancurendang Landeuh Kelurahan Babakan Jawa Kecamatan Majalengka rusak akibat tanah abrasi yang mengenai rumahnya setelah hujan lebat semalaman dan keesok harinya rumahnya tertimpa tanah abrasi.

Sementara Senin (2/1)  sekira pukul 17.30 WIB bahu jalan Jalur Provinsi-Cikijing tepatnya diwilayah Desa Wanahayu Kecamatan Maja amblas sedalam 5 meter, panjang 10 meter dan lebar 2 meter sehingga mengakibatkan arus lalu lintas sempat terhenti dan menggunakan sistem buka tutup untuk menghindari kecelakaan.

Selasa (3/1) terjadi bencana alam longsor/abrasi di Blok Jumat Dusun Cidomas Desa Cikidang Kecamatan Bantarujeg sehingga menggerus tanah disekitarnya dan mengakibatkan jalan tersebut ablas terbawa arus Cilutung.

Masih diwaktu yang sama terjadi longsor di blok Jerokaso Desa Sadasari Kecamatan Argapura dengan kedalaman 8m x 5m dan mengancam satu rumah yang dihuni satu kepala keluarga (KK) dengan 3 jiwa. Selanjutkan Kamis (5/1) pihaknya menerima laporan terjadi bencana alam banjir dan abrasi dari luapan air sungai Cipada Desa Paniis Kecamatan Maja yang mengancam 5 unit rumah milik warga, 1 pabrik penggilingan padi ,6 kandang domba,1mushola dan 4 kolam ikan.Luapan sungai diperkirakaan sepanjang 400 meter.

Sementara itu Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Piping Ma’arif menjelaskan bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan BMKG diperkirakan intensitas curah hujan tinggi akan terus berlanjut hingga bulan Mei. Untuk itu pihaknya beserta jajarannya siap siaga selama 24 jam untuk memberikan pelayanan bilamana terjadi bencana alam.

Saat ini pihaknya telah memberikan bantuan berupa bronjong di sejumlah wilayah yang terkena musibah bencana alam longsor dan abrasi, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan sejumlah SKPD terkait untuk menindak lanjuti dampak bencana alam yang terjadi saat ini di wilayah Majalengka.

Piping meminta masyarakat untuk tenang tidak cemas  akan kemungkinan terjadinya pergeseran tanah seperti yang terjadi beberapa tahun yang lalu di Cigintung Malausma akibat curah hujan tinggi. Berdasarkan hasil alat pendeteksi yang telah dipasang di 6 titik tidak menujukan adanya gejala pergeseran tanah.

“Masyarakat tidak perlu cemas akan terjadinya pergeseran tanah seperti yang terjadi beberapa tahun yang lalu, berdasarkan pemantaun kami dari alat pendeteksi yang telah dipasang tidak menunjukan adanya gejala pergeseran tanah meskipun saat ini curah hujan tinggi,“ tandasnya.(S.04)

617 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/awal-2017-majalengka-dilanda-bencana-alam-masyarakat-diminta-waspada/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *