Bandara Kertajati Jadi Embarkasi Haji Jabar, Asrama Haji Tetap Di Indramayu

Majalengka,(Sinarmedia),-

Pemerintah melalui Kementerian Agama RI telah menetapkan Bandara Kertajati ( BIJB-red) sebagai embarkasi dan debarkasi haji mulai tahun 2020 .Kepututasan Pemerintah itu tak sepenuhnya membuat gembira rakyat Majalengka karena pembangunan Asrama haji tetap di Indramayu.

Sebelumnya Bupati Majalengka H.Karna Sobahi , berharap agar asrama haji dibangun di Kabupaten Majalengka dengan alasan lebih efisien. Menurut H.Karna pembangunan Asrama haji di kabupaten Indramayu terlalu jauh mencapai Bandara sedangkan dari Majalengka lebih dekat.Majalengka bahkan sudah menyediakan lahan.

Namun harapan pemerintah kabupaten Majalengka untuk menjadi lokasi pembangunan Asrama Haji kini telah sirna . Pemerintah menurut wakil Gubernur Jabar UU Ruzhanul Ulum telah memutuskan bahwa pembangunan asrama haji tetap di Indramayu dengan alasan untuk pemerataan pembangunan.Bahkan UU menyebut pembangunan asrama haji akan dimulai pada tahun 2020 ini dengan dana APBN.

Saudi Akan Survei Kelayakan

Sementara itu menyusul keputusan pemerintah tersebut ,General Authority of Civil Aviation atau GACA dari Arab Saudi akan segera melakukan survei kelayakan Bandara Kertajati pada akhir Januari 2020 mendatang. Hal ini merupakan keseriusan pemerintah pusat, sebagai tindak lanjut karena telah menetapkan BIJB ‎sebagai embarkasi dan debarkasi haji mulai tahun ini.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Perhubungan Udara, Otoritas PT. Angkasa Pura II beserta Kepala BIJB Kertajati diminta supaya dapat memberikan kenyamanan kepada tim survei dari negara Arab Saudi tersebut. Serta agar dipersiapkan segala sesuatunya dan supaya memberikan penjelasan yang sebaik-baiknya.

Hal ini ditegaskan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umroh, Kementrian Agama RI, Nizar, sewaktu berkunjung ke BIJB Kertajati bersama Menteri Agama, Fachrul Razi ,Selasa (7/1).

“Semua harus bersiap untuk memberikan penjelasan yang sebaik-baiknya. Tim survei dari Arab Saudi akan turun langsung ke BIJB Kertajati ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Agama RI, Fachrul Razi mengatakan kini BIJB Kertajati telah resmi ditetapkan sebagai bandara embarkasi/debarkasi haji. Penetapan ini didukung langsung oleh Surat Keput‎usan Menteri Agama tentang penetapan BIJB. Sebagai catatan, kuota haji untuk keberangkatan tahun ini mencapai 38.852 jemaah yang terdiri dari 97 kelompok terbang (kloter).

“Teknisnya nanti, dari Asrama Haji Bekasi, para jemaah haji akan berangkat dengan bus. Bus disediakan langsung oleh pihak BIJB. Bus pengangkut jemaah akan langsung menuju Bandara Kertajati, begitupun setelah pulang menunaikan ibadah haji, kembali diantarkan ke Bekasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat yang hadir menerima surat penetapan, Uu Ruzhanul Ulum menyambut baik surat keputusan menteri Agama RI tentang penetapan BIJB Kertajati sebagai bandara embarkasi/debarkasi haji. Penetapan ini sudah didambakan warga Jawa Barat sejak bandara ini mulai beroperasi.

“Keputusan menjadikan bandara ini sebagai embarkasi/debarkasi haji sudah dinantikan cukup lama. Tentu kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat. Bandara ini semoga akan lebih bermanfaat dan lebih meningkatkan ekonomi Jawa Barat,” tandasnya. ( S.03).

5,538 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × five =