Banyak Gedung Perpustakaan Sekolah Tidak Berfungsi

Majalengka,(Sinarmedia).-
Sejumlah  gedung perpustakaan yang ada di SD maupun SMP di kabupaten Majalengka banyak yang tampak “mubadzir” karena setelah selesai dibangun oleh sekolah tidak pernah difungsikan sebagaimana mestinya. Padahal pembangunan gedung perpustakaan tersebut menghabiskan anggaran dari pemerintah yang jumlahnya tidak sedikit.
Salah satunya adalah gedung perpustakaan yang berada di SDN Karangsambung 2 Kecamatan Kadipaten, bangunan gedung perpustakaan sejak selesai dibangun dibiarkan begitu saja tidak pernah ditempati. Kini kondisinya tidak terawat dan rusak, padahal seharusnya keberadaan gedung perpustakan dimanfaatkan  para siswa untuk menambah wawasan dengan membaca buku.
“Sungguh sangat disayangkan bangunan gedung perpustakaan SDN Karangsambung sejak selesai dibangun beberapa tahun yang lalu hingga kini belum pernah difungsikan ini jelas mubadzir. Padahal perpustakaan itu kan penting bagi para siswa untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan  dari buku–buku yang ada di perpustakaan, heran justru ini kok gedung perpustakaannya tidak digunakan,” kata salah seorang warga Tedi (45)  warga desa Karangsambung kepada Sinarmedia.
Gedung perpustakaan SDN Karangsambung 2 ini kondisinya sangat memprihatinkan, atap bangunan gedung nampak sudah hancur, buku-buku yang ada didalam perpustakaan dibiarkan berserakan tidak terawat. Bahkan kini gedung perpustakaan yang seharusnya jadi tempat membaca bagi para siswa kini telah beralih fungsi menjadi gudang sekolah dan tempat penyimpanan alat-alat sekolah yang sudah tidak terpakai lagi.
“Jelas pembangunan gedung perpustakaan SDN Karangsambung 2 ini adalah proyek mubadzir, padahal uang untuk pembangunan gedung ini tentunya tidak sedikit mencapai ratusan juta rupiah,” tambah Tedi dengan nada kesal.
Selain gedung perpustakan milik SDN Karangsambung 2 Hal sama juga dijumpai di SMPN 1 Dawuan, diamana gedung perpustakaan sebanyak dua lokal tersebut sudah dibangun hampir 4 Tahun yang lalu melalui anggaran DAK  pusat dengan anggaran mencapi hapir Rp.300 juta.
Namun bangunan perpustakaan tersebut yang posisinya dekat pinggir jalan itu sampai sekarang sama sekali belum pernah difungsikan sehingga terlihat rusak lagi.
Salah seorang warga, Ahmad (40), yang tinggal disekitar SMPN Dawuan mengaku setahu dirinya bangunan perpustakaan SMPN 1 Dawuan yang lokasinya di pinggir jalan sejak pertama dibangun 4 tahun silam sampai sekarang bangunan tersebut tidak pernah digunakan. Padahal waktu pembangunan gedung kantor tersebut menghabiskan anggaran cukup besar.
“Seharusna pihak pemerintah dalam memberikan anggaran pembangunan gedung perpustakaan sekolah lebih selektif yakni harus benar-benar diberikan kepada sekolah yang benar-benar membutuhkan, bukan sebaliknya memberikan bantuan kepada sekolah yang siswanya kurang sehingga bangunan tersebut mubazir,” jelasnya.
Kepala sekolah SDN Karang Sambung 2, Endih ketika dikomfirmasi membenarkan terkait gedung perpustakaan yang tidak berfungsi, ia menjelaskan bahwa kondisi bangunan gedung perpustakaan di sekolahnya juga sudah rusak.
“Memang benar dari dulu gedung perpustakaan ini tidak digunakan itu menurut informasi yang saya terima dari guru-guru disini, sebab saya sendiri menjadi kepala sekolah SDN Karang Sambung 2 baru 4 bulanan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka H. Iman Pramudia melalaui Kasi Sapras Aminudin mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan masih banyak gedung perpustakan milik sekolah yang tidak difungsikan serta tidak dirawat.
Amin juga menghimbau kepada semua sekolah yang sudah mempunyai gedung perpustakan supaya pihak sekolah memfungsikannya, kalaupun masih ada pihak sekolah tetap membiarkannya gedung perpustakan itu tidak digunakan.
“Tentu kami  selaku dinas akan segera menindak pihak sekolah, apabila sekolah memang benar tidak memfungsikan bangunan perpustakaan,” katanya.(05).

621 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/banyak-gedung-perpustakaan-sekolah-tidak-berfungsi/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *