Baru Beberapa Bulan Dibangun Saluran Irigasi Sudah Jebol

Leuwimunding,(Sinarmedia).-

Sejumlah masyarakat Desa Mindi dan Patuanan Kecamatan Leuwimunding menyesalkan proyek pembangunan senderan PTP yang terletak di bendungan Tenjo kini sudah rusak lagi walaupun baru beberapa bulan dibangun. Diduga proyek tersebut dilaksanakan asal-asalan oleh pihak rekanan hingga walaupun baru dibangun akhir tahun 2015 lalu kini sudah rusak lagi.

Masyarakat menduga rendahnya kualitas hasil penyegerjaan proyek senderan PTP oleh pihak rekanan karena lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh dinas PSDAPE Majalengka. Sehingga akibat pengawasan yang rendah tersebut pihak rekanan dengan bebas dan asal-asalan mengerjakan proyek senderan tersebut, maka tak heran apabila hasilnya walaupun baru beberapa bulan usia bangunan namun sudah rusak kembali bahkan ambruk.

“Kami selaku warga sangat menyesesalkan pembangunan senderan dengan kualitas asal-asalan dibendungan Tenjo, apalagi kerusakan tidak hanya disatu titik saja melainkan dibanyak titik bahkan ada yang sudah ambruk. Padahal pembangunan ini kan baru, tapi kenapa ambuk, sepertinya pembangunannya asal-asalan, padahal anggarannya mencapai ratusan juta tapi hasilnya buruk,” kata Deden kepada Sinarmedia.

Hal serupa juga terjadi di Desa Patuanan Kecamatan Leuwimunding, proyek pembangunan senderan yang terletak dibendungan Gentong baru saja dibangun beberapa bulan atau tepatnya pada bulan Desember 2015 lalu namun kini kondisinya sudah rusak lagi bahkan ambruk.

Menurut keterangan warga setempat pembangunan senderan tersebut hanya bisa bertahan beberapa bulan saja, kini pembangunan yang dibiayai oleh pihak pemerintah dengan anggaran besar sudah rusak, warga mempertanyakan tanggung jawab pihak rekanan dan juga Dinas PSDAPE Majalengka yang seolah membiarkannya.

“Saya harap untuk kedepan pemerintah  harus lebih memperhatikan lagi semua pembanguan di desa-desa sehingga tidak terkesan membuang anggaran cuma-cuma, terutama dalam hal pengawasan karena banyak para pemborong proyek akibat lemahnya pengawasan justru pengerjaannya jadi asal-asalan,’’kata Edi (40) warga Patuanan saat menunjukan lokasi senderan yang ambruk.

“Dinas PSDPAE harus mengawasi dengan ketat terhadap proyek pembangunan terutama yang ada di daerah, karena tidak sedikit kasus seperti hampir terjadi dibeberapa daerah, apabila pengawasan ketat kualitas pembangunan terjaga dan usia bangunanya pun tentunya akan tahan lama,” tambahnya.

Kasus ambruknya bangunan proyek senderan irigasi ini juga terjadi di desa Karanganyar kecamatan Dawuan, pembangunan saluran irigasi baru 5 bulan kini sudah jebol lagi. Tentunya masyarakat setempat sangat menyanyangkan kejadian tersebut, pasalnya pemerintah sudah menganggarkan ratusan juta bahkan milyaran akan tetapi tidak sebanding dengan hasil kualitas proyek yang dikerjakan akibat lemahnya pengawasan yang dilakukan petugas dinas PSDPAPE.

“Lihat sendiri masa pembangunan irigasi di desa Karanganyar baru beberapa bulan sudah jebol karena bahan material yang digunakan oleh pihak rekanan atau pemborong ini kualitasnya rendah, ditambah pengerjaan yang asal-asalan. Jadi wajar saja apabila usia bangunan tidak bisa bertahan lama dan cepat rusak lagi,” kata Ridwan sambil menujukan lokasi irigasi yang rusak kepada Sinarmedia.

Sementara itu, ditemui terpisah Kepala dinas PSDAPE Majalengka, Agus Tamim melalaui Kabid PIP Wawan Sarwanto mengatakan, pihaknya sangat menyanyangkan sejumlah bangunan senderan irigasi di beberapa daerah yang kini sudah rusak lagi. Ia juga mengaku baru mengetahui informasi tersebut, untuk itu secepatnya pihaknya akan mengecek ke lapangan untuk mensurveinya dan apabila benar pihaknya juga akan segera meminta pihak rekanan untuk memperbaikinya.

“Saya akan segera menegur pihak rekanan dan memerintahkan untuk memperbaiki senderan yang jebol tersebut, karena  masih dalam  masa pemeliharaan selama 6 bulan,” kata Wawan. (S.05).

553 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/baru-beberapa-bulan-dibangun-saluran-irigasi-sudah-jebol/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *