Bejad : Kakek 60 tahun Hamili Cucunya

MAJALENGKA,(Sinarmedia).-

Bejat memang moral si kakek yang usianya sudah 60 tahun ini, seorang cucu yang seharusnya disayang dan dijaga dengan baik malah diperkosa berkali-kali hingga hamil. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya kakek YM warga kecamatan Sumberjaya ini kini meringkuk di jeruji besi.

Perbuatan biadab yang dilakukan oleh kakek YM terhadap cucunya sebut saja Melati ( bukan nama sebenarnya-red) dilakukan selama hampir empat tahun lebih sejak tahun 2016 saat korban masih duduk di bangku kelas 6 SD.

Perbuatan pelaku selama bertahun tahun tidak terungkap karena selama ini korban selalu diancam akan disakiti bila buka suara. Selain itu korban juga selalu diiming-imingi diberi uang sebesar Rp.10 ribu-Rp.25 ribu setelah melayani nafsu setan sang kakek.

Petuangan sang kakek mencabuli cucunya terhenti setelah Melati punya keberanian dan terpaksa buka mulut terhadap nenek dan ayahnya karena ia hamil dua bulan. Tak terima atas perilaku kakek renta itu ayah korban melapor ke polisi. Selama ini korban tinggal bersama neneknya dan kakek tirinya karena ibunya telah meninggal dunia .

Tersangka YM (60) mengaku telah menggauli Melati sejak tahun 2016 lalu. Kepada wartawan ia mengaku hasrat birahinya terusik dan tergugah, karena selalu melihat paha mulus cucunya. Sehingga, ketika neneknya tertidur pulas. Ia masuk ke kamar sang cucu, langsung membekapnya dan menggaulinya.

“Awalnya, saya nafsu melihat paha dia (cucu saya), saya tak tahan. Maka saya menggaulinya. Saya tidak kuat menahan nafsu. Disitulah awal mulanya,” ujarnya.

Setelah berhasil sekali menggauli korban, perbuatan bejat sang kakek berlanjut dilakukan setiap seminggu sekali .Korban tidak bisa berkutik karena selalu mengancam cucunya itu ‎agar tidak memberitahukan aksinya kepada siapapun juga.

“Saya mengancamnya tidak akan mengasihnya uang jajan. Akhirnya menurut. Setiap selesai, saya kasih uang jajan untuk besok sekolah,” ujarnya.

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono, didampingi Kasat Reskrim AKP M.Wafdan Muttaqin,membenarkan kejadian itu, Menurut Kapolres , pelaku terakhir menyetubuhi Melati pada Senin malam tanggal 08 Juli 2019 jam 24.00 WIB.

“Pada hari Senin tanggal 29 Juli 2019 jam 14.30 WIB kami tangkap pelaku di rumahnya. Saat ini tersangka dijerat dengan pasal 81 dan atau 82 UU RI No. 17 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No. 23 th 2002 tentang Perlindungan Anak.‎” Ujarnya.(S.03).

4,371 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × 4 =