Belum Kantongi Izin, PT. Tri Global Wisesa Terus Membangun

Sumberjaya,(Sinarmedia).-

PT.Tri Global Wisesa yang terletak di desa Paningkiran Kecamatan Sumberjaya rupanya membandel. Walaupun pemerintah tidak mengeluarkan ijin pembangunan namun faktanya perusahaan yang bergerak dibidang garmen ini tetap melanjutkan pembangunannya yang kini memasuki tahap akhir atau finishing.

Sebelumnya pemerintah melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada tahun 2015 lalu sempat menyegel lokasi pabrik dan memerintahkan pihak pabrik untuk menghentikan pembangunan, namun penyegelan tidak berlangsung lama karena faktanya perusahaan milik warga negara asing ini sampai saat ini pembangunannya masih terus digenjot.

“Memang betul mas pembangunan pabrik PT. Tri Global Wisesa masih terus dilakukan sampai hari ini, para pekerja bangunan juga ada setiap harinya. Bahkan yang saya tahu proses pengerjaan saat ini sudah memasuki finishing yakni tinggal pembangunan halaman saja karena gedung dan kantor sudah rampung,” ungkap warga sekitar Amad (40) saat ditemui Sinarmedia.

Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM) Majalengka, H. Maman Faturokhman melalui Kabid Perijinan Agus Suratman membenarkan bahwa PT. Tri Global Wisesa tidak mengantongi ijin karena ijin yang pernah diajukan oleh pihak perusahaan pada pertengahan tahun 2015 lalu ditolak oleh BPPTPM.

“Memang benar PT. Tri Global Wisesa belum mengantongi ijin, karena pengajuan ijinya ditolak oleh BPPTPM pada tahun lalu dan sempat disegel oleh Satpol PP untuk dihentikan. Dan kami tidak tahu apabila ternyata PT. Tri Global Wisesa tetap melanjutkan proses pembangunanya,” kata Agus saat dihubungi Sinarmedia melalui telepon genggamnya.

Menurut Agus, ada beberapa alasan pihak BPPTPM menolak pengajuan prizinan PT Tri Global Wisesa diantaranya: Pertama, proses pembebasan tanah dilokasi pabrik belakangan diketahui masih meninggalkan persoalan dan tengah diproses oleh pihak berwajib. Kedua, lokasi pabrik yang berdekatan dengan pasar Prapatan tidak memenuhi standar Analisis Dampak Lalu Lintas (Amdal Lalin), karena dengan kehadiran pabrik dikhawatirkan akan menimbulkan kemacetan. Dan Ketiga, pihak perusahaan harus sudah melengkapi Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL – UKL).

“Kalau ketiga syarat utama tersebut sudah dipenuhi, tentunya kami selaku pemerintah akan mempertimbangkannya. Apalagi yang saya tahu persoalan pembebasan lahan masih dalam penanganan pihak kepolisian, tentu saja itu sangat mempengaruhi proses perizinan dan kami tidak akan mengeluarkan izinnya,” katanya.

Lebih lanjut kata Agus, sejak pengajuan izin dari PT Tri Global Wisesa ditolak dan dilakukan penutupan seharusnya pihak perusahaan menghentikan semua aktifitas pembangunannya. Tentunya dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan kroscek kelapangan dan apabila terbukti tentunya harus dihentikan dan disegel lagi.

“Untuk proses penghentian itu merupakan tugas dari Satpol PP dan bukan kewenangan kami,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Satpol PP Majalengka, H. Iskandar Hadi Prayitno saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui apabila PT. Tri Global Wisesa masih melakukan pembangunan di lokasi pabrik dan pihaknya akan segera mengecek kelapangan untuk membuktikannya.

“Saya belum tahu, mohon dimaklumi saya baru menjabat sebagai Kasatpol PP ini, namun tentu saja apabila itu melangggar dan harus ditutup ya kami akan tutup, namun untuk itu kami menunggu perintah surat terlebih dahulu dari BPPTPM dan dinas terkait lainnya,” ujar mantan Camat Jatiwangi saat ditemui Sinarmedia.(S.02).

360 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/belum-kantongi-izin-pt-tri-global-wisesa-terus-membangun/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *