Beredar Isu, Bupati Kembali Akan Gelar Mutasi

Majalengka,(Sinarmedia).-
Di penghujung tahun 2015 lalu atau tepatnya tanggal 28 Desember Bupati H. Sutrisno menggelar mutasi jabatan di lingkungan pemerintahannya, dan kali ini isu mutasi jabatan kembali merebak yang diprediksi akan di gelar pada pertengahan bulan Februari mendatang.
Walau belum ada rilis resmi dari pihak pendopo, namun kabar isu mutasi sudah ramai dibicarakan di kalangan pegawai terutama eselon II. Akan adanya mutasi tersebut memang cukup beralasan karena adanya kekosongan jabatan yakni Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang ditinggalkan Yusanto Wibowo yang pindah menjadi Kepala BPLH menggantikan H. Alimudin yang kini pindah menduduki jabatan Staf Ahli bupati.
Selain itu ada lima Camat yang akan pensiun pada tahun ini, salah satunya adalah Camat Cigasong Hj. Titi Siti Latifah yang akan pensiun terhitung tanggal 1 Maret mendatang. Menurut informasi yang diperoleh kelima jabatan Camat yang pensiun tahun ini akan ditarik masa pensiunnya secara sekaligus pada bulan Februari mendatang.
Bahkan informasi yang diterima Sinarmedia untuk kelima jabatan Camat yang pensiun pada tahun 2016 yakni Camat Sindangwangi, Camat Cikijing, Camat Kadipaten, Camat Cigasong dan Camat Dawuan  khabarnya sudah dipanggil oleh bupati H. Sutrisno terkait penarikan masa pensiun yang akan dilakukan pada bulan Februari mendatang.
Camat Sindangwangi Safari Aziz Heryanto akan pensiun pada tanggal 1 April 2016, camat Cikijing Rahmat Suhendar, Camat Dawuan Mohamad Hapidin, dan Camat Kadipaten Utjup Supriatna akan pensiun pada 1 September 2016. Dari kelima Camat tersebut khabarnya hanya Camat Sindangwangi yang pensiunnya akan dipercepat. Selain para Camat pada tahun ini juga terdapat beberapa pejabat eselon III  yang juga memasuki masa pensiun.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Majalengka, H. Sanwasi saat dikonfirmasi membantah isu mutasi tersebut, menurutnya, ia belum tahu ada rencana mutasi yang akan digelar pada bulan Februari mendatang.
“Justru saya baru tahu informasi akan ada mutasi, karena setahu saya belum ada perintah akan ada mutasi apalagi waktunya sudah ditentukan bulan Februari mendatang,” katanya.
Menurut Sanwasi, walaupun jabatan Kasatpol PP saat ini mengalami kekosongan, namun tidak bisa langsung diisi begitu saja. Mengingat berdasarkan aturan yang baru UU Aparatur Sipil Negara (ASN), penunjukan eselon II harus melalui proses seleksi terbuka atau Open Bidding. Dan saat ini pihaknya tengah menyusun pembentukan panitia untuk proses open bidding, apabila sudah terbentuk baru dilakukan pengumuman pendaftaran.
“Saat ini BKD lagi menyusun kepanitian untuk proses open bidding, mudah-mudahan pada bulan ini sudah beres dan untuk pengumuman untuk pendaftaran open biding bisa segera dibuka,” katanya.
Sementara untuk proses open bidding pemilihan Kasatpol PP ini sendiri akan memakan waktu kurang lebih satu bulan setengah dan itu dihitung setelah dibukanya pengumuman pendaftaran. (S.02)

597 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/beredar-isu-bupati-kembali-akan-gelar-mutasi/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *