Berhentikan Sejumlah Aparat Desa Kades Karanganyar Dinilai Arogan

Dawuan,(Sinarmedia).-

Sejumlah warga desa Karanganyar Kecamatan Dawuan menyesalkan sikap kepala desanya, Casmita yang melakukan pemecatan terhadap sejumlah aparat desa setempat secara sepihak tanpa alasan yang jelas. Sikap Kades yang baru terpilih dan dilantik untuk kedua kalinya yang memecat perangkat desa secara bersamaan itu dinilai warga sebagai sikap arogan karena tidak memperhatikan prosedur aturan terkait pemberhentian aparat desa.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Sinarmedia, Casmita memecat sejumlah perangkatnya diduga dikarenakan aparat desa yang dipecat itu bukan pendukungnya saat pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) yang digelar serentak 13 Juni lalu. Ia mengganti sejumlah aparat desa lama dengan yang baru yang merupakan pendukungnya dalam Pilkades .

“Pemberhentian perangkat desa itu tanpa musyawarah dan sepihak dan tidak mengacu kepada aturan yang ada, padahal diantara perangkat desa yang diberhentikan tersebut netral alias tidak memihak kesalah satu calon pada saat pelaksanaan Pilkades lalu,” kata sejumlah warga yang namanya minta tidak disebutkan.

Apa yang dilakukan Kades Karanganyar tersebut tidak sesuai dengan harapan Wakil Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi. Dalam sambutannya pada acara pelantikan kepala desa, Wabup justru berpesan kepada para Kades yang baru dilantik agar bertindak tidak arogan serta dalam menjalankan tugasnya senantiasa selalu berpedoman pada aturan yang ada.

Adapun perangkat desa Karanganyar yang diberhentikan diantaranya adalah Kaur Pemerintahan Usman, Kaur Ekbang Dirja, Kadus Eje, Kaur Umum Kusnadi, Kaur Keuangan Oom Komarudin dan Kaur Kesra Badrun.

Saat dikonfirmasi Kepala dusun (Kadus), Eje membenarkan bahwa dirinya dan sejumlah perangkat desa lainnya baru saja dipecat oleh kepala desa yang baru terpilih tanpa ada alasan yang jelas. Diakuinya, pemberhentian itu tidak melalui musyawarah terlebih dahulu, tiba-tiba mereka diberi surat pemberhentian secara sepihak.

“Kami bersama perangkat desa lainnya merasa didzolimi oleh kades Casmita yang selama ini banyak dibantu hampir 6 tahun dalam menjalankan roda pemerintahan. Selama ini kami bertiga tidak pernah melakukan kesalahan dan selalu loyal kepada pimpinan. Dan apabila memang dalam menjalankan tugas selama ini kami ada kesalahan mestinya ditegur terlebih dahulu tidak langsung main pecat saja,” kata Eje kepada Sinarmedia.

Kades Karanganyar Casmita ketika dikonfirmasi oleh Sinarmedia membenarkan dirinya telah memberhentikan sejumlah aparat desanya, ia juga mengakui bahwa pemberhentian anak buahnya tidak ada alasan lain, lebih kepada penyegaran saja.

“Sejumlah aparat desa yang diberhentikan memang tidak ada alasan lebih kepada bertujuan untuk penyegaran saja. Justru sekarang para aparat desa beramai ramai lapor ke media. Dengan melapornya mereka ke media inilah justru mereka harus siap-siap berurusan dengan saya,” ucapnya dengan nada tinggi. (S.05).

1,699 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/berhentikan-sejumlah-aparat-desa-kades-karanganyar-dinilai-arogan/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *