BPPTPM Sanggup Proses Ijin Investasi 1 Jam Selesai

Majalengka,(Sinarmedia).-
Tudingan sejumlah pihak tekait lamanya pengurusan ijin investasi di kabupaten Majalengka ditepis oleh kepala Badan  Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM) kabupaten Majalengka, H. Maman Faturohman melalui Kabid Perizinan Agus Suratman. Bahkan Agus menantang kalau proses perijinan investasi bisa selesai dalam waktu satu jam asal semua persyaratannya sudah terpenuhi.
“Kalau kebijakan pemerintah pusat, proses ijin investasi harus selesai dalam tiga jam, maka kita sanggup selesai dalam satu jam, tentu saja asalkan semua persyaratannya telah terpenuhi,” ujar Agus kepada Sinarmedia belum lama ini.
Menurut  Agus, beberapa tahun terakhir wilayah Kabupaten Majalengka tengah menjadi primadona bagi para investor untuk menanamkan modalnya di Majalengka seiring adanya mega proyek Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati dan jalur jalan tol Cipali yang menghubungkan Cirebon–Jakarta. Saat ini banyak perusahaan-perusahaan besar di bidang konveksi dan garmen telah membuka usahanya di Majalengka.
Dengan banyaknya investor yang masuk ke Majalengka ini, kata Agus, pemerintah Kabupaten Majalengka akan memberikan peluang usaha seluas-luasnya dengan memberikan kemudahan bagi para investor yang ingin membuka usaha di Majalengka. Namun pihaknya juga tentu tidak asal meberikan izin usaha kepada mereka, karena harus  selektif juga dalam mengeluarkan izin usaha.
Selama ini pihaknya selalu mengkaji setiap pengajuan izin usaha yang masuk ke Majalengka, apakah perusahaan yang akan dibangun ini sudah sesuai belum dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang ada. Kemudian perusahaan tersebut  sebelum dibangun harus memenuhi kajian analisis dampak Lingkungan (Amdal) dan analisis mengenai dampak lalu lintas (Amdal Lalin), serta syarat wajib perusahaan adalah harus mengantongi izin Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan izin upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL).
“Terus terang selama ini kami bukan mempersulit proses perizinan, namun lebih kepada kehati-hatian kami dalam memberikan izin. Apabila syarat-syarat sudah lengkap kami pastikan proses izin akan cepat, kurang dari 1 jam,” katanya dengan nada yang menyakinkan.
Sesuai dengan amanat Perda Kabupaten Majalengka No 11 tahun 2011 tentang rencana tata ruang wilayah, kami selaku pemerintah telah menyiapkan kawasan industri terpadu bagi para investor yang ingin membuka usaha pabrik dan sebagainya. Dan lokasi perusahaan atau pabrik ini harus sesuai dengan zona yang telah dipersiapkan, tidak boleh keluar dari RTRW dan RDTR.
Ditegaskannya, hal ini penting karena saat ini banyak para investor yang terjebak dan salah langkah saat hendak menanamkan investasinya di Majalengka, contohnya tidak sedikit dari mereka (pengusaha,-red) terlanjur sudah membeli tanah di Majalengka namun setelah mengajukan ijin usaha ternyata lokasi tersebut tidak sesuai dengan RDTR dan RTRW yang ada.
Agus pun mengakui, pihaknya banyak menerima aduan terkait proses izin usaha di Kabupaten Majalengka sendiri masih terbilang lama hal tersebut dikarenakan pihak pemohon dalam hal ini para investor saat mengajukan izin usahanya masih belum lengkap. Dan justru lamanya proses izin ini bukan pada BPPTPM melainkan syarat-syarat kelengkapan adiminstrasinya.(S.02).

656 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/bpptpm-sanggup-proses-ijin-investasi-1-jam-selesai/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *