Cadangan Air Menipis Masyarakat Majalengka Diminta Hemat Air

Majalengka,(Sinarmedia).-
Cadangan air yang ada di Kabupaten Majalengka semakin menipis dan mengalami penurunan yang sangat drastis akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Menghadapi kenyataan ini  masyarakat diminta untuk hemat air agar persediaan air cukup hingga datangnya musim kemarau.
Kondisi ini menyebabkan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Majalengka terganggu  hingga harus melakukan penyaluran air secara bergilir. Selain itu PDAM mendapat tugas tambahan menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang ada di daerah yang saat ini sudah banyak yang dilanda kekekeringan dan memerlukan air bersih.
Direktur Utama PDAM H. Agus Andri membenarkan semakin menipisnya cadangan air di beberapa sumber mata air  yang selama ini menjadi andalan PDAM yang mencapai  sekitar 30 prosen lebih. Disaat seperti ini PDAM sebagai perusahaan milik daerah juga dituntut untuk memberikan pelayanan umum kepada masyarakat   memasok air bersih kepada warga Kab.Majalengka yang saat ini mengalami krisis air bersih.
“Selama musim kemarau persediaan air berangsur menurun ditambah harus memasok air bersih kepada warga yang membutuhkan, dalam sehari kita bisa memasok air hingga puluhan ribu liter air,” tutur mantan sekretaris dinas PSDA itu.
Mulai bulan Agustus pihaknya sudah melayani permintaan kebutuhan air bersih dari warga Kecamatan Jatiwangi dan Kertajati. Permintaan bantuan air bersih meninggkat secara signifikan hingga pengiriman dilakukan setiap hari.
Menipisnya persedian air yang dimiliki PDAM selama musim kemarau diperparah dengan beberapa pompa milik PDAM yang  mengalami kerusakan dan tidak bekerja secara maksimal  disebabkan usianya yang sudah tua ditambah lagi situasi sumber mata air dipenuhi sampah yang dibuang warga ke sungai.
Saat musim kemarau, air sungai menyurut sehingga sampah masuk kedalam mesin pompa dan mengakibatkan kerusakan total pada mesin pompa. Untuk itu pihaknya meminta kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai sehingga tidak merugikan semua pihak baik untuk dirinya maupun orang lain.
“Kami berharap kepada pelanggan PDAM untuk menggunakan air seefektif mungkin agar persedian air yang terbatas bisa dimanfaatkan untuk membantu warga lain yang tengah dilanda kekeringan. Bagi warga yang membutuhkan air bersih bisa menghubungi BPBD, bantuan ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun,“ paparnya.
Sementara itu dalam menghadapi musim penghujan yang sering mengakibatkan adanya gangguan pelayanan yang disebabkan adanya longsor yang menimpa pipa-pipa PDAM, pihaknya  melakukan upaya penyenderan dan pengkerucutan khususnya dititik rawan longsor.
Ditempat terpisah, Kabid Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ano Sumarno didampingi kasinya Cherul P. menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan BMKG Majalengka diperkirakan musim kemarau akan berlangsung hingga bulan Desember dan kemungkinan tingkat kekeringan akan terus meningkat.
Selama seminggu lebih pihaknya sudah memberikan bantuan keempat  kecamatan yang dilanda kekeringan akibat kemarau panjang,diantaranya Kecamatan Ligung meliputi Desa Kedungkencana, Desa Kedungsari dan Desa Ampel, Kecamatan Bantarujeg, Kecamatan Kertajati dan Kecamatan Jatitujuh.
Pihaknya berharap pemerintah desa dan kecamatan  proaktif memantau kebutuhan air bersih bagi warganya dan segera melaporkanya kepada BPBD baik kondisi persedian air aman maupun potensi dilanda kekeringan, seperti Kecamatan Cikijing walaupun persedian air bersih warganya aman tetap melaporkannya kepada BPBD.
Berdasarkan perkiraan tambah Ano, wilayah Kecamatan Lemahsugih dan Bantarujeg kelak akan mengalami kekeringan cukup parah dibandingkan kecamatan lainnya,untuk mempercepat proses bantuan air bersih disarankan  membuat sejumlah bak penampungan sehingga tidak menghambat bantuan penyaluran air bersih ke wilayah itu.
“Hasil pengkajian BMKG, musim kemarau akan berlangsung lama yaitu hingga bulan Desember oleh sebab itu jangan sepelekan masalah ini dan lakukan koordinasi sehingga bisa diantisipasi sejak dini serta  disiapkan bak penampungan air,“ harapnya.(S.04).

547 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/cadangan-air-menipis-masyarakat-majalengka-diminta-hemat-air/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *