Camat Dawuan Bantah Pungut Dana ADD

Dawuan,(Sinarmedia).-

Sejumlah kepala desa di kecamatan Sindang menyambut baik kebijakan Bupati Majalengka H.Sutrisno yang memutasikan Uwo Juhro dari camat kecamatan Sindang ke Kecamatan Dawuan,pasalnya sepak terjang  camat Uwo Juhro selama menjadi camat Sindang banyak dikeluhkan kepala desa karena ulahnya yang kerap meminta uang setoran.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Sinarmedia, mantan Sekretaris kecamatan (Sekcam) Majalengka itu, selama menjadi camat di Kecamatan Sindang sangat sering  menarik uang terhadap kepala desa apalagi saat  kepala desa akan meminta pertolongan. Selain itu camat Uwo juga dituduh memasang tarif terlalu tinggi dalam membuat surat-surat akta tanah dan juga sering meminjam uang  kepada  kepala desa.

“Selain itu oknum Camat Uho juga di duga menerima uang dari kepala desa yang ada di Kecamatan Sindang dari uang dana bantuan Dana Desa (DD) sebesar Rp 4 Juta dari masing-masing kepala desa se Kecamatan Sindang,” ungkap salah seorang perangkat desa di kecamatan Sindang yang namanya minta dirahasiakan.

Saat ditemui Sinarmedia sejumlah kepala desa Sindang juga membenarkan, bahwa adanya uang setoran dari dana bantuan Dana Desa  (DD) yang masuk ke kantong Camat dari tujuh desa sebesar Rp. 4 juta. Selain itu camat juga meminjam uang  kepada kepala desa sebesar Rp. 2 juta.

“Sebenarnya hampir semua kepala desa sudah tidak sreg dengan gaya kepimpinan pak Uwo di kecamatan Sindang, dan mudah-mudahan dengan hadirnya camat yang baru pak Jojo bisa membawa  perubahan terutama dan hal kemajuan pembangunan yang ada di kecamatan Sindang ini,” ungkapya.

Sementara itu Uwo Juhro yang kini menjabat camat Dawuan saat dikonfirmasi di kantornya membantah dengan tegas semua tuduhan tersebut. Menurutnya diriya tidak pernah melakukan pungutan dana dan baginya ini merupakan tuduhan serius kepada dirinya dan harus dipertanggung jawabkan.

“Siapa kepala desa yang bilang saya doyan duit, saya selaku Camat tidak terima dengan adanya tuduhan itu, mungkin itu mah hanya orang yang sentimen saja tidak senang dengan saya,” katanya dengan nada  tinggi.

Namun Uwo tak membantah dirinya sempat meminjam uang Rp 2 juta kepada kepala desa yang ada di kecamatan Sindang ,tapi itu  kata Uwo bersifat pribadi. Ia mengaku sudah membayar semua hutang kepada kepala desa sebelum saya pindah ke Kecamatan Dawuan.(S.05).

 

769 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/camat-dawuan-bantah-pungut-dana-add/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *