Cintamu Menghancurkan Masa Depanku

Sebut saja namaku Rini (bukan nama sebenarnya), dulu aku tercatat sebagai siswi disalah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Majalengka. Namun sekarang aku terpaksa harus drop out (dikeluarkan) dari sekolah karena aku dituduh menjalin hubungan dengan pria yang sudah beristri.
Pria tersebut sebut saja namanya Yayat, tentu bukan nama sebenarnya, dia bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) disalah satu intansi pemerintahan kabupaten Majalengka. Usianya diperkirakan 30 tahunan lebih, dan dia statusnya memang sudah berkeluarga.
Sebenarnya aku sudah mengetahui akan statusnya sejak pertama kenal dengannya dan aku juga tidak mempunyai hubungan yang spesial seperti yang dituduhkan oleh pihak sekolah maupun orang lain. Aku sejak awal mengenalnya hanya sebatas teman tidak lebih. Justru sebenarnya Yayatlah yang selalu mengajarku dan berharap aku menjadi kekasihnya, namun permintaan tersebut tentu saja aku tolak karena aku sadar itu hal yang tidak mungkin mengingat dia sudah berkeluarga.
Sampai akhirnya pihak sekolah secara sepihak mengeluarkanku dari sekolah karena berasalan hubunganku dengan pria yang sudah beristri dianggap telah mencemarkan nama baik sekolah, padahal selama ini aku tidak merasa memiliki hubungan yang spesial dengan Yayat. Namun sudahlah kini keputusan dari sekolah sudah terlanjur dikeluarkan, kini aku tidak  sekolah lagi.
Awal mula pertemuanku dengan Yayat karena dikenalkan oleh teman sekelasku sebut saja Rina, dia dan Yayat sudah sejak lama kenal hal itu aku ketahui saat aku main ke kontrakan Rina. Aku beberapa kali ketemu dengan Yayat di kontrakan Rina, dan saat ketemu baik Yayat maupun  Rina terlihat cukup mesra. Bahkan tidak jarang saat aku menginap dikontrakan Rina, pria bertubuh agak gempal itu sering main ke kontrakan Rina pada malam hari.
Pada saat itu, sempat terlintas dalam pikiranku bahwa Yayat adalah teman spesial atau pacar Rina sahabatku, namun rasanya itu tidak mungkin karena sebenarnya Rina di kelas mempunyai pacar bernama Rudi yang juga adalah temanku. Ah… ngapain juga aku cape-cape memikirkan hubungan keduanya, lagipula hal tersebut bukan urusanku pikirku.
Lama kelamaan akhirnya Rina pun jujur padaku, bahwa sebenarnya Yayat itu adalah kekasih gelapnya, kedekatannya dengan Yayat selama ini hanya untuk memanfaatkan uangnya saja dengan kata lain Rina hanya morotin uang dari Yayat saja. Hemm.. pantas saja selama ini Rina selalu menggunakan barang-barang berharga ke sekolah mulai dari handphone, laptop, baju hingga sepeda motor, usut punya usut ternyata barang-barang yang digunakan Rina sahabatku merupakan pemberian dari Yayat.
Singkat cerita tanpa sengaja saat aku tengah makan di salah satu mall terbesar yang ada di kota Majalengka aku bertemu dengan Yayat bersama teman sekantornya, kemudian dia meminta nomor pin BB dan teleponku. Tanpa rasa curiga pada waktu itu aku memberikan nomor Pin BB dan nomor ponselku kepada Yayat, sejak saat itu ia selalu menghubungiku baik melalui pesan BBM maupun SMS.
Karena tahu Yayat adalah kekasih gelapnya sahabatku sendiri Rina, kemudian aku selalu tidak menghiraukan setiap sms maupun BBM darinya. Bahkan kontak BBM nya pun aku hapus karena aku takut ketahuan temanku. Namun rupanya perjuangan Yayat untuk mendapat perhatianku tanpa mengenal lelah dia terus menghubungiku dan mengirimkan pesan singkat yang berisikan kata-kata rayuan dan sok perhatian kepadaku.
Namun dilain sisi Rina sahabatku selalu cerita tentang Yayat kepadaku, bahkan dalam curahan hatinya (curhat) Rina menceritakan bahwa Yayat sekarang sudah beda dan mulai tidak perhatian lagi dan jarang menemuinya lagi. Rina menduga Yayat telah memiliki selingkuhan baru, tanpa diketahui Rina padahal selama ini Yayat selalu menghubungiku.
Aku sempat bertanya dalam hatiku apakah mungkin perempuan selingkuhan Yayat yang membuat hubungan Rina menjadi renggang adalah aku. Tapi aku selama ini tidak merasa mempunyai hubungan apapun dengan Yayat jadi sangatlah tidak mungkin, atau mungkin saja Yayat benar-benar mempunyai perempuan lain dan itu bukan aku.
Aku pun jadi kepikiran dengan permasalahan menimpa Rina sahabatku, bagaimanapun aku tidak mau gara-gara aku akhirnya hubungan Rina dengan Yayat menjadi jauh padahal aku sendiri tidak melakukan hubungan apapun dengan pria bernama Yayat tersebut.
Di tengah aku dilanda rasa penasaran, tiba-tiba Yayat menghubungiku melalui pesan singkatnya hanya sekedar menanyakan kabarku.  Kebetulan aku ingin mengorek keterangan dari Yayat akhirnya aku pun melayani setiap SMS yang dikirimnya. Dan saat aku pancing dengan pertanyaan tentang Rina sahabatku akhirnya iapun menceritakan semuanya, dan ternyata dia membenarkan bahwa hubungan dengan Rina sedang jauh bahkan ia berencana akan mengakhirinya.
Yayat menganggap Rina selama ini materialistis, karena selalu meminta materi saja darinya bahkan ia tak segan-segan meminta dengan cara paksa. Selain itu Rina juga memiliki sifat temperamental dan sering mengancam apabila tidak dikasih uang atau tidak menuruti permintaan lainya seperti barang-barang yang dia inginkan, ancamanya bahwa Rina akan melaporkan hubungan terlarangnya kepada instansi tempatnya bekerja bahkan akan melaporkannya kepada isterinya.
Karena alasan itulah akhirnya Yayat memutuskan untuk menjauh dari Rina dan akan mengakhiri hubungannya, dan yang bikin aku kaget bukan kepalang ternyata Yayat juga ternyata suka kepadaku. Benar saja ketakutanku selama ini ternyata benar, aku takut Rina berfikir menjauhnya Yayat dari dirinya karena kehadiran wanita lain yaitu aku. Padahal aku sama sekali tidak mempunyai hubungan apapun dengan lelaki itu  justru dia yang suka kepadaku.
Selain itu aku juga merasa heran dan aneh terhadap Yayat padahal dia sudah mempunyai isteri dan anak serta hidupnya mapan. Namun kenapa dia malah mencari cinta lain diluar rumah, apalagi yang menjadi pilihan justru wanita yang belum dewasa dan masih sekolah. Aku sempat berpikir Yayat mempunyai kelainan karena suka pada wanita yang masih ABG.
Ternyata pikiranku benar, kepadaku Yayat menceritakan permasalahan hidupnya termasuk menyangkut rumah tangganya. Menurut pengakuannya ia ternyata tidak bahagia dengan keluarganya karena isterinya dikenal over protektif dan temperamental, hal itu terjadi sejak isterinya divonis penyakit kanker pada rahimnya. Sebenarnya pada awalnya pernikahan mereka bahagia, namun sejak saat itu isterinya menjadi gampang marah. Mungkin apa yang dilakukan isterinya terbilang wajar, karena bagaimana pun istrinya takut ditinggalkan apalagi kondisinya sudah tidak sempurna, Yayat takut berpaling kepada wanita lain.
Dan benar saja untuk mencari hiburan atas semua permasalahan dikeluarganya ia mencari cinta di luar, yakni dengan berselingkuh dengan gadis ABG seperti aku. Karena menurut dia dengan menjalin hubungan dengan gadis ABG tentu tidak beresiko untuk menuntut apapun, selain itu katanya untuk mengenang masa-masa muda dulu.
Sejak saat itu aku memang sering telpon-telponan dengan Yayat, dan selama aku kenal dengannya dia memang  baik kepadaku bahkan dia juga tidak pernah memaksaku untuk menerima cintanya padahal sejak awal aku sudah jelas-jelas menolaknya. Karena bagiku dengan alasan apapun aku tidak mungkin menjalin hubungan dengan pria yang sudah beristri apalagi aku masih sekolah.  Yayat pun memahami sikapku, dengan aku bersedia menjadi teman curhatnya saja sudah cukup baginya.
Sejak saat itu hubunganku dengan Yayat menjadi cukup dekat meskipun hubungan kami tidak lebih dari sebatas temanh. Aku sering berkomunikasi dan ngobrol dengan Yayat baik di telepon maupun di media sosial seperti facebook, twitter, BBM karena aku menganggapnya sebagai teman.
Singkat cerita aku pernah dikasih kejutan oleh Yayat, dia pernah memberikan hadiah sebuah handphone android dihari ulang tahunku. Tentu aku sangat senang karena aku selalu memimpinkan mempunyai handphone tersebut, maklum aku tidak bisa membelinya karena harganya yang mahal.
Dan malapetaka pun datang, singkat cerita saat di kelas ternyata temanku Rina ingin melihat-melihat ponselku yang baru. Tanpa aku sadari aku membiarkan Rina membuka berbagai aplikasi media sosial yang ada dalam ponselku tersebut. Aku lupa didalam ponselku banyak percakapanku dengan Yayat, mungkin saat meminjam ponselku Rina melihat semua percakapanku dengan mantan kekasih gelapnya tersebut.
Mengetahui aku sering berkomunikasi dengan Yayat, Rina pun langsung marah kepadaku dia menuduhku yang tidak-tidak. Aku dianggap merebut pacar orang, aku dianggap mengkhianatinya, dan aku dianggap sebagai cewek pemiliharaan om-om. Padahal segala tuduhan Rina tidak benar, aku sama sekali tidak menjalin hubungan spesial dengan Yayat. Hubungan diantara kami hanya sebatas teman.
Sejak saat itu hubunganku dengan Rina menjadi jauh, Rina pun menyebarkan fitnah yang tidak-tidak kepada teman-teman disekolahku bahkan tidak hanya itu ia melaporkan aku ke pihak sekolah atas hubunganku dengan salah seorang pejabat. Karena isu sudah terlanjur menyebar akhirnya pihak sekolah pun memanggilku dan memberikan sanksi dengan memanggil kedua orang tuaku.
Tidak hanya itu pihak sekolah pun memberikan hukuman yakni agar aku pindah sekolah, atau kalau aku menolaknya pihak sekolah justru akan mengeluarkanku dari sekolah. Akhirnya dengan berat hati aku pun memilih untuk keluar dari sekolah daripada aku harus pindah sekolah.  Aku sudah terlanjur malu, tidak hanya aku kedua orang tuaku pun harus menanggung rasa malu dengan kejadian ini.
Memang saat kejadian itu Yayat pernah datang ke rumah orang tuaku untuk menjelaskan duduk perkaranya yang sebenarnya dan dia bersedia bertanggung jawab dengan tindakanya dan akan mengklarifikasi ke pihak sekolah, namun semuanya sudah terlanjur lagipula aku sudah tidak mau lagi sekolah.***

852 kali dilihat, 38 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/cintamu-menghancurkan-masa-depanku/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *