Dari 5.500 Pelanggar Lalu-Lintas Diperoleh Rp. 90 Juta

Majalengka,(Sinarmedia).-
Hakim Pengadilan Negeri (PN) Majalengka, menggenakan sanksi denda mencapai hampir Rp. 90 juta terhadap 5.500 pelanggar lalu lintas yang terjaring dalam Operasi Zebra Lodaya yang dilakukan oleh jajaran Polres Majalengka belum lama ini.
Ketua PN Majalengka, Khadwanto, S.H. melalui Ketua Panitera Pidana Maman Rusmana mengatakan, untuk menyidangkan 5.500 pelanggaran lalu lintas pihaknya menggelar persidangan hingga 3 kali yang dilaksanakan setiap hari Jum’at. Namun hal itu belum termasuk sidang ditempat dengan jumlah pelanggar sebanyak 52 pengemudi diantaranya 49 bayar denda dan 3 pelanggar lainnya menyusul bayar denda di Kejaksaan Negeri dengan nilai total denda mencapai Rp. 1,7 juta lebih.
“Untuk besaran dendanya sendiri relatif tergantung dari tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh  pelanggar, sebagian besar pelanggaran dilakukan oleh pengemudi kendaraan roda dua yang tidak mengenakan helm dan tidak membawa surat-surat kendaran yang masih berlaku,“ paparnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Selama 3 kali persidangan sanksi denda yang diputus hakim terhadap 5.500 lebih pelanggar totalnya mencapai sekisar Rp. 87 juta lebih. Pada umumnya pelanggaran didominasi oleh pengguna roda dua yang tidak memakai helm SNI mencapai 2 ribu pelanggar dan lainya karena tidak bisa menunjukan kelengkapan  surat-surat seperti SIM dan STNK.
Sedangkan untuk roda empat pelanggarannya adalah tidak menggunakan sabuk pengaman dan kendaraan angkutan yang melebihi tonase.
”Pelanggar kebanyakan dilakukan oleh pegawai swasta dengan usia 21-25 tahun jumlahnya mencapai 1.429 orang disusul oleh kalangan pelajar usia 16-20 tahun sebanyak 1245 orang. Sementara pelanggaran tidak memiliki SIM C (roda dua) sebanyak 472 orang dan roda empat (SIM A) sebanyak 110 pelanggaran, ” paparnya.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan selama dilangsungkannya persidangan beberapa pekan lalu, PN Majalengka dibanjiri  para pelanggar lalu lintas yang akan mengikuti sidang tilang.
Menumpuknya berkas sidang tilang di Pengadilan,membuat para pelanggar lalu lintas harus sabar dan  rela mengantri sejak pagi. Seperti yang dirasakan Yaya warga asal Desa Paniis Kecamatan Maja, dirinya rela menunggu panggilan sidang sejak pagi untuk mengambil STNK akibat terjaring Operasi Zebra karena tidak memiliki Surat Izin Mengemudi atau SIM.(S.04)

671 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/dari-5-500-pelanggar-lalu-lintas-diperoleh-rp-90-juta/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *