Diduga Selewengkan Dana Desa Warga Cigaleuh Tuntut Kades Mundur

Majalengka,(Sinarmedia).-

Ratusan warga Desa Cigaleuh Kecamatan Lemahsugih geruduk kantor Bupati Majalengka menuntut Kepala Desa (Kades) Cigaleuh Budiono diberhentikan dengan tidak hormat karena dinilai tidak amanah dan tidak transparan dalam mengelola keuangan dana pembangunan Desa.Warga juga menduga Kades Budiono telah menyelewengkan uang negara hingga ratusan juta rupiah dan saat ini tengah diproses oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Majalengka.

Dalam orasinya para demonstran meminta bertemu langsung dengan Bupati namun sayang Bupati Sutrisno tengah diluar kota dan hanya diterima oleh perwakilanya yakni Asda I Aeron Randi beserta jajaranya serta turut dihadiri kanit Tipikor Polres Majalengka.

Memet salah satu juru bicara demonstran menyatakan,banyak anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk pembangunan Desa Cigaleuh dalam penggunaanya tidak bisa dipertanggung jawabkan oleh Budiono selaku kades khususnya penggunaan dana desa Tahun 2016 diduga sebagian besar tidak dilaksanakan.

“Diduga Kades Budiono telah korupsi dana pemerintah untuk itu kami minta Bupati Majalengka agar segera memberhentikannya, dan kami sudah beberapa kali melaporkanya tapi tuntutan kami belum juga kunjung dipenuhi.Kepada penegak dalam hal ini pihak kepolisian kami berharap agar kasusnya segera diproses,“ ujarnya saat gelar audensi di salah satu ruangan setda Majalengka.

Menurut Memet, pada dasarnya kades dipilih oleh rakyat sekarang masyarakat menghendaki kades terpilih berhenti dari jabatanya dan kedaulatan tertinggi ada ditangan rakyat jadi sudah seharusnya pemerintah segera meresponya dan mengambil tindakan sesuai yang diharapkan warga Desa Cigaleuh.

“Jangan sampai maling dilindungi jika sampai terjadi maka hal itu sama saja dengan maling yang dilindungi bangsat,” ujar warga lainya yang hadir dalam rapat audensi.

Sementara itu Asda I (bidang Pemerintahan) Setda Majalengka, Aeron Randi mengatakan bahwa semua pelanggaran yang dilakukan oleh Kades Cigaleuh ini ada aturanya, jadi tidak bisa serta merta mengambil keputusan dengan instan semua ada mekanismenya dan saat ini tengah dalam proses.

“Kades itu dipilih oleh saudara sendiri kan, makanya kedepan jangan sampai salah pilih calon pemimpin. Silahkan mau sebut saya bangsat, saya adalah pelayan masyarakat dan suadara-saudara ini yang menggaji saya “ paparnya.

Kabag Pemerintahan Rahmat Gunandar menyebutkan, pihaknya sudah mendapat informasi tersebut sejak Januari dan baru dibulan Februari pemberkasan data laporan aduan masyarakat diterimanya.

Berdasarkan data pengaduan yang diterimanya meliputi tiga poin diantaranya terkait ahlak kades yang kurang baik dimata masyarakat,tidak transparan dalam menjalankan pemerintahan Desa dan tidak bisa mempertanggungjawabkan penggunaan dana desa.

“Begitu laporan masuk kami sudah mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku salah satu diantaranya mengupulkan data dan keterangan dari pihak kecamatan sebagai perwakilan pemda dan segera akan ditindak lanjuti ke tahap selanjutnya “ katanya.

Camat Lemahsugih Deden Supriatna menyebutkan ,pihaknya telah mengambil langkah atas adanya laporan masyarakat dan ketidak kondusipan di Desa Cigaleuh dengan melayangkan surat teguran sebanyak tiga kali ke kades Cigaleuh.

Pada kesempatan itu Deden juga berupaya untuk menenangkan warganya dan meminta untuk segera kembali kerumahnya masing-masing serta meminta kepada perwakilan yang ada untuk menyampaikan kembali kepada masyarakat lainnya bahwa aduan masyarakat agar kades diberhentikan dari jabatanya tengah diproses pemerintah Daerah begitu pula atas tindakanya yang diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum tengah diproses di kepolisian.

“Jika situasinya tetap tidak kondusif kedepan tidak menutup kemungkinan saya akan menahan kucuran dana untuk program pembangunan Desa Cigaleuh, “ pungkasnya yang diamini sejumlah perwakilan demonstran.(S.04)

297 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/diduga-selewengkan-dana-desa-warga-cigaleuh-tuntut-kades-mundur/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *