Disdik Bantah Suplai Barang Material ke Sekolah Penerima DAK

Kasokandel,(Sinarmedia).-
Pembangunan rehabilitasi (perbaikan-red)  Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rajiwetan 3 yang berasal Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015 mendapat sorotan dari komite sekolahnya, pasalnya dalam proses pembangunan tersebut pihak sekolah dinilai tidak transparan terutama dalam pembelian bahan baku material.
Seperti disampaikan anggota Komite SDN Ranjiwetan 3, Suhanta. Menurutnya, ia selaku komite tidak tahu menahu dalam proses rehab ruang kelas karena  tidak  pernah dilibatkan. Seperti halnya dalam pembelian bahan baku langsung dilakukan oleh kepala sekolah bahkan diduga ada beberapa jenis bahan bangunan seperti almunium kusen barangnya “didrop” oleh oknum PNS dari Dinas Pendidikan.
“Kalau ingin lebih jelas silahkan saja Sinarmedia hubungi langsung ke kepala sekolahnya saja, soalnya saat kami tanyakan kusen almunium ini sudah ada yang drop,” kata Suhanta kepada Sinarmedia.
Kepala SDN Ranjiwetan 3, Cicih Sukarsih ketika ditemui membantah tudingan dari komite yang tidak pernah melibatkannya karena selama ini ia selalu memutuskan berdasarkan  hasil musyawarah dengan komite sekolah dan masyarakat.
“Apa yang diucapkan oleh anggota komite adalah kesalah pahaman saja karena tidak ada barang yang di drop dari Dinas Pendidikan, semua dibeli dari material,” kata Cicih didampingi ketua K3S Husen di kantor UPTD Pendidikan Kecamatan Kasokandel.
Sementara itu, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Kasokandel Popy Sri Sopiati saat dikonfirmasi enggan untuk berkomentar. “Maaf masalah itu kami tidak tahu menahu itu urusan sekolah, jadi alangkah baiknya Sinarmedia langsung saja konfirmasi ke pihak sekolah saja,” katanya sambil bergegas pergi.
Ditemui terpisah Kepala Dinas Pendidkan (Disdik) Majalengka, H. Iman Pramudya melalui Kasi  Sarana dan Prasaran Disdik Aminudin membantah tuduhan droping barang ke sekolah-sekolah. Menurutnya pihaknya sama sekali tidak pernah mendrop barang material ke sekolah yang mendapatkan bantuan DAK, itu hanyalah perkataan komite saja dan mereka harus bertanggung jawab atas tuduhan itu.
“Kami akan segera memanggil kepala sekolah SDN Ranjiwetan buat menayakan tentang kebenaran informasi tersebut,” kata Amin. (S.05).

500 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/disdik-bantah-suplai-barang-material-ke-sekolah-penerima-dak/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *