Dua Orang Ngaku Wartawan Bawa Kabur Dana Desa

Argapura,(Sinarmedia),

Dua orang yang mengaku-ngaku sebagai wartawan membawa kabur uang dana desa sebesar Rp120 juta dari Desa  Sukadana Kecamatan Argapura. Akibat ulah wartawan gadungan itu proyek pembangunan jalan yang dibiayai dana desa itu sempat terbengkalai.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Sinarmedia, awalnya dua oknum wartawan bernama Rama dan Cece ini menawarkan jasa kepada kepala desa Sukadana untuk menyediakan bahan material aspal dan batu untuk pelaksanaan  proyek pembangunan jalan desa yang akan dilaksanakan oleh pemerintah desa setempat.

Karena cukup meyakinkan akhirnya pemerintah desa sepakat dan membayarkan uang dimuka sebesar Rp120 juta untuk pembelian bahan material, namun sayang bahan meterial yang ditunggu-tunggu pemerintah desa tidak pernah kunjung datang karena tenyata uang tersebut dibawa kabur oleh dua orang yang mengaku sebagai wartawan tersebut.

Akibatnya proyek pembangunan jalan desa Sukadana  menjadi mangkrak, bahkan kepala desa sempat dipanggil oleh pihak kepolisian untuk mempertanggung jawabkan mangkraknya pekerjaan jalan itu. Setelah dipanggil pihak kepolisian akhirnya pemerintah desa melanjutkan proyek pembangunan jalan di desanya.

Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya Kepala Desa Sukadana, Asep membenarkan bahwa untuk pekerjaan jalan desa yang didanai dari Dana Desa (DD) untuk pembelian bahan materialnya diberikan  kepada pihak  ketiga bernama Rama dan Cece sebesar Rp120 juta.

Namun sayang kata Asep, ketika pelaksanaan sudah dimulai dua orang  yang ngaku wartawan itu tidak melaksanakan pembelian barang-barang material yang dibutuhkan seperti yang tertera dalam perjanjian, sehingga otomatis pekerjaan sempat berhenti dulu karena menunggu bahan material dari Rama dan Cece.

“Saya kira yang tertipu oleh dua oknum wartawan Rama dan Cece bukan hanya desa kami saja, karena setahu saya desa-desa yang lainnya juga memesan bahan material kepada oknum wartawan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPMDKB Majalengka, H.Eman Suherman ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya merasa kaget adanya laporan pekerjaan pembangunan yang didanai dari dana desa (DD) di Kecamatan Argapura ada masalah. Namun terlepas dari persoalan yang menimpa desa Seukadana pihaknya telah menginstruksikan kepada kepala desa Sukadana agar semua pengerjaan jalan yang bersumber dana dari Dana Desa (DD) itu harus dikerjakan sampai selesai karena itu sudah menjadi tanggung jawab kepala desa.

“Kalau seandainya pekerjaan tidak sampai dibereskan kepala desa sendiri selaku yang punya wewenang dan tanggung jawab akan bermasalah dan akan berurusan dengan hukum,” katanya.

Eman menghimbau kepada semua para kepala desa yang ada di Kabupaten Majalengka agar hati –hati dalam menggunakan  bantuan dana desa itu harus sesuai dengan Juklak dan Juknis yang ada, hal ini penting agar di kemudian hari tidak terjadi hal-hal yang tidak diingkinkan.(S.05).

364 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/dua-orang-ngaku-wartawan-bawa-kabur-dana-desa/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *