Dua SDN di Majalengka Dapat Bantuan Dana Revitalisasi

Ligung,(Sinarmedia).-
Perjuangan keras Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka dalam upaya meminta bantuan dana kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akhirnya membuahkan hasil. Dua sekolah dasar di Kabupaten Majalengka masing-masing SDN Buntu 2 dan SDN Sutawangi 1 mendapatkan bantuan dana revitalisasi.
Kepala Disdik Kabupaten Majalengka, H. Iman Pramudya di  sela-sela  acara peletakan batu pertama  pembangunan bantuan dana revitalisasi di SDN Buntu 2 menyebutkan, baru pertama kali Kabupaten Majalengka mendapatkan bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sedangkan untuk kabupaten lain bantuan dana revitaliasi ini sudah lama mendapatkannya.
Bantuan revitaliasi ini meliputi seluruh pembangunan gedung sekolah mulai dari ruang kelas kantor mushola, perpustakaan dan lainnya sesuai dengan kebutuhan sekolah yang menerima bantuan. Adapun   syarat sekolah mendapatkan bantuan ini ada tiga syarat diantaranya, tertinggal, terluar dan terdepan artinya sekolah SDN yang mempunyai luas tanah yang cukup luas, serta klasifikasinya usia bangunan sudah 20 tahun ke atas.
“Bantuan revitalisasi ini merupakan salah satu bukti nyata perhatian baik dari pemerintah pusat dan daerah terhadap peningkatan kualitas pendidikan Hal ini sesuai dengan program prioritas program pembangun pemerintah Majalengka yakni  dalam bidang pendidikan,” katanya.
Sedangkan untuk besaran anggaran dari bantuan dana revitalisasi ini berbeda, diantaranya untuk SDN Buntu 2 dengan nilai anggaran Rp. 863.607.000 dan SDN Sutawangi 1 Kecamatan Jatiwangi dengan nilai anggaran Rp 1 Milyar.
Lebih lanjut kata Iman, proses pembangunan dana revitaliasi ini dikerjakan secara swakelola yaitu oleh pihak sekolah bersama komite serta ada panitia pelaksana pembangunannya. Untuk itu pihaknya menghimbau agar berhati-hati dalam melaksanakan pembangunannya yakni dengan berpedoman dengan rencana awal.
“Saya himbau dengan tegas supaya pihak pelaksana pembangunan agar melaksanakannya sesuai prosedur dan jangan takut ketika ada tamu dan menanyakan tentang pembangunan dan akhir ujung-ujungnya minta uang, untuk itu kalau ada tamu seperti itu alangkah baiknya sekolah berkerjasama dengan aparat kepolisian setempat,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pedidikan Majalengka Tanti Rachmawati didampingi Kabid Dikdas Hj. Ropedah mengatakan, dana revitalisasi ini bersumber dari APBN  dengan rincian biaya fisik bangunan Rp.863,6 juta dan biaya mebel/perabotan Rp.82 juta. Sementara waktu pelaksanaan mulai 31 Desember 2015 sampai dengan 28 Mei 2016.
Adapun untuk volume kegiatan perogram revitalisasi ini ada 7 jenis kegiatan pembanguan diantaranya, untuk rehabilitasi 7 ruangan kelas, pembangunan RKB 1 ruangan perpustakaan, pembanguan 1 ruangan UKS, pembanguan 1 ruangan pimpinan (ruangan kepala sekolah), pembanguan RKB ruangan ibadah mushola, pembangunan gudang atau ruangan penyimpanan, dan pembangunan ruang  jamban atau WC.
Secara terpisah kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Ligung Ikrom Basyuni menjelaskan, pihaknya sangat berterima kasih kepada pihak pemerintah khususnya Dinas Pendidikan Majalengka yang telah memperjuangkan untuk memberikan bantuan dana revitalisasi yang begitu besar untuk kegiatan pembangunan sekolah SDN Buntu 2 .
“Kondisi bangunan SDN Buntu 2 sudah tidak layak karena ada beberapa ruangan kelas yang sudah rusak parah, kami selaku pihak UPTD Pendidikan Kecamatan Ligung mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka bapak Iman Pramudia yang telah meresmikan dan peletakan batu pertama oleh beliau,” kata Ikrom yang didampingi kepala sekolah SDN Buntu 2 Suherman. (S.05).

634 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/dua-sdn-di-majalengka-dapat-bantuan-dana-revitalisasi/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *