Enam Tahun Dibiarkan, Polindes Desa Salawana Rusak Parah

Dawuan,(Sinarmedia).-
Pondok bersalin desa (Polindes) yang ada di desa Salawana Kec. Dawuan sudah 6 tahun lebih kondisinya rusak parah. Bangunan yang berada dekat dengan balai desa itu sangat memprihatinkan. Beberapa bangunan terlihat tidak terawat dan dibiarkan terbengkalai tanpa ada perbaikan dari pemerintah.
Berdasarkan pantauan Sinarmedia bangunan Polindes Salawana hampir 90 % kondisinya sudah rusak dan tidak layak untuk digunakan, terlihat hampir seluruh dinding tembok retak dan mengelupas, kayu kusen bangunan sudah keropos, dan atap bangunan sudah jebol akibat semua reng dan kayu sudah keropos.
“Kerusakan Polindes di Desa Salawana sebenarnya sudah hampir 6 tahunan serta sudah tidak difungsikan lagi, padahal masyarakat selama ini mengharapkan keberadaan Polindes ini karena selama ini warga memilih untuk berobat keluar Desa Salwana,” ungkap tokoh masyarakat desa Salawana Jaja (55) kepada Sinarmedia.
Jaja menambahkan, saat ini masyarakat Desa Salawana sangat membutuhkan sarana kesehatan bagi warganya, dan berharap kepada kepala desa yang baru, Iwan Nirwana, agar bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat yang mendambakan klinik kesehatan di desa mereka. Selama ini apabila ada warga yang sakit harus berobat ke Puskesmas yang lokasinya cukup jauh.
Sementara itu, Kepala Desa Salawana, Iwan Nirwana saat ditemui Sinarmedia membenarkan bahwa kondisi Polindes di desanya sudah 6 tahun rusak parah dan sudah tidak pernah difungsikan lagi. Sementara keberadaan Polindes ini memang sangat dibutuhkan sekali oleh warga sebagai klinik kesehatan karena selama ini warga yang sakit hanya mengandalkan Puskesmas yang lokasi sangat jauh dari desanya.
“Dahulu waktu masih ada Polindes masyarakat yang sakit memang berobatnya bisa mengandalkan keberadaan Polindes, namun sejak tidak ada kini masyarakat harus berobat ke Puskesmas. Untuk itu saya berharap kepada Pemerintah Majalengka melalui Dinas Kesehatan agar merehab bangunan Polindes serta menghidupkan kembali Polindes di desa kami,” kata Iwan.
Menurut Iwan, pihaknya sudah melaporkan aspirasi masyarakat terkait kondisi bangunan Polindes di desanya kepada Dinas Kesehatan hingga diharapkan dalam waktu dekat sudah ada jawabannya.
Ditemui terpisah Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Majalengka, H. Rieswan Graha mengatakan pihaknya belum menerima laporan terkait Polindes Salawana. Namun ia berjanji dalam waktu dekat akan mengutus petugasnya untuk melihat langsung kondisi Polindes Salawana.
“Ya, kami akan coba cek langsung ke lapangan,” jelas Rieswan.(S.05).

584 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/enam-tahun-dibiarkan-polindes-desa-salawana-rusak-parah/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *