Hati-Hati Depot Air Isihttp://sinarmedia-news.com/hati-hati-depot-air-isi-ulang-berasal-dari-sumur/ Ulang Berasal Dari Sumur

Majalengka,(Sinarmedia).-
Bagi masyarakat yang sering mengkonsumsi air isi ulang tidak ada salahnya untuk lebih berhati-hati, mengingat air isi ulang yang ada di Majalengka saat ini tidak sedikit yang menggunakan  air yang berasal dari sumur bor bukan dari sumber mata air pegunungan dimana kehigienisan air masih diragukan dan diperlukan pengontrolan lebih teliti.
Seperti disampaikan Ahmad warga Kecamatan Sumberjaya, ia mengaku menjumpai beberapa depot isi ulang air kemasan galon yang ada di daerahnya ternyata ada yang berasal dari sumur bor yang dia buat sendiri, bukan berasal dari sumber dari mata air seperti kebanyakan. Justru melainkan berasal dari sumur bor yang dia gali disamping depot isi ulangnya.
“Tentu saja ini kan aneh, berarti air di depot isi ulang yang berasal dari sumur bor ini hakekatnya sama saja dengan air sumur yang ada di rumah kita. Terus yang jadi pertanyaan saya adalah apakah air tersebut sebelum dijual sudah melalui proses uji kelayakan dari Dinas Kesehatan terlebih dahulu atau tidak,” kata Ahmad kepada Sinarmedia.
Ahmad dan masyarakat lainnya mengaku khawatir dengan kondisi tersebut dan mereka berharap ada tindakan tegas dan cepat dari instansi terkait yakni Dinas Kesehatan. “Hal ini jangan di biarkan saja, karena ini bisa membahayakan kesehatan masyarakat dan jangan sampai menunggu ada korban terlebih dahulu,“ tambahnya.
Hal senada juga disampaikan pemilik depot air isi ulang, Edi (40) asal warga desa Pakubereum Kecamatan Kertajati, menurutnya keberadaan depot air isi ulang saat ini memang tidak sedikit yang beralih menggunakan air yang berasal dari sumur bor yang ada dirumahnya. Karena air yang berasal dari sumur bor ini tentunya tidak harus membelinya, sementara kalau air yang berasal dari mata air selama ini harus dibelinya.
“Dari sisi bisnis tentunya menggunakan air dari sumur bor jauh lebih menguntungkan karena kini mereka (pengusaha depot air – red) tidak harus mengeluarkan modal membeli air tangki yang berasal dari mata air,” katanya.
Walaupun bisnis air isi ulang menggunakan air dari sumur bor ini jauh lebih menguntungkan, namun Edi mengaku tidak tertarik dan tidak ingin mencobanya karena takut akan bahaya yang ditimbulkan nantinya kepada para konsumennya. Selain itu memang sudah seharusnya Dinas Kesehatan segera untuk turun ke lapangan dengan mengecek keberadaan depot air isi ulang yang nakal ini bila perlu berikan sanksi yang tegas kepada mereka.
“Jangan sampai Dinas Kesehatan nunggu dulu ada korban baru bertindak,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majalengka, Dr. Gandana Purwana, MARS melalui Kasie Penyehatan Lingkungan Nanang Wardana mengatakan selama ini pihaknya selalu mengecek dan melakukan tes kualitas air secara rutin ke depot-depot isi ulang yang ada di Majalengka. Ia pun mengatakan bahwa air isi ulang berasal dari sumur bor ini diperbolehkan asalkan harus memenuhi syarat dan sudah melalui uji lab terlebih dahulu dari dinkes.
“Salah satu syaratnya air tersebut harus terbebas dari bakteri, dan apabila di lapangan ada depot isi ulang yang nakal dengan menjual air isi ulangnya berasal dari sumur bor tanpa melalui uji lab terlebih dahulu tentu akan kami tindak,” katanya.
Menurut Nanang, uji tes kualitas air secara rutin sangat diperlukan, sehingga ketika air itu sudah keluar dan di pasarkan memang kualitasnya sudah terjamin. Namun karena jumlah depot air isi ulang yang ada di Majalengka ini jumlahnya ratusan sementara petugas dari Dinkes sangat terbatas sehingga pihaknya memerlukan waktu untuk melakukan uji lab secara rutin.
“Air isi ulang ini menyangkut hajat hidup orang banyak, kalau memang menyalahi, ya harus di tindak tegas bila perlu di tutup namun itu bukan wewenangnya karena penutupan usaha dilakukan oleh Satpol PP pihaknya akan merekomendasikan saja,“ pungkasnya.(S.02)

804 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/hati-hati-depot-air-isi-ulang-berasal-dari-sumur/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *