IMAN “GERAM” TERIMA LAPORAN ADANYA PENYUNATAN DANA KIP

Majalengka,(Sinarmedia).-

Banyaknya laporan dari masyarakat terkait adanya pihak sekolah yang melakukan “penyunatan” dana bantuan untuk siswa miskin (BSM) atau kartu Indonesia Pintar (KIP) membuat “Geram” Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majalengka, H. Iman Pramudya. Iman berjanji akan menindak tegas kepada siapa saja yang berani memotong bantuan tersebut.

Menurut Iman, ia mengaku prihatin sekaligus kesal ketika ada laporan yang menyebutkan adanya potongan bantuan dana BSM atau KIP, apalagi yang melakukanya adalah dari pihak sekolah dan ada juga yang mengatasnamakan lembaga. Padahal sejatinya bantuan tersebut diterima oleh siswa yang tidak mampu secara utuh karena sudah menjadi haknya.

“Sejumlah laporan dari masyarakat dan para orang tua sudah masuk kemeja kerja saya, dan saya sudah mengutus tim untuk menindaklanjuti kebenaran laporan tersebut. Apabila memang benar tentu saja kami sudah menyiapkan sanksi tegas untuk mereka yang melakukan pemotongan,” kata Iman saat ditemui Sinarmedia.

Pemberian sanksi tegas kata Iman, bisa saja berupa penurunan pangkat dan proses hukum sesuai dengan surat edaran dari Dirjen dan bupati Majalengka untuk memutuskan mata rantai punguatan KIP dan BSM.

“Dalam intruksi bupati sudah jelas apabila ada UPTD dan kepala sekolah mulai SD, SMP, SMA, SMK terbukti melakukan pungutan, pihaknya berjanji akan mengambil langkah tindakan tegas yakni sanksi Kepegawaian,” katanya.

Orang nomor satu di dinas pendidikan Majalengka ini juga menghimbau untuk pengambilan dana  melarang sekolah dilakukan secara kolektif. Uang bantuan akan masuk ke rekening tabungan masing-masing siswa dengan pengawasan dari pihak sekolah.

“Bantuan KIP itu digunakan siswa untuk membeli segala keperluan sekolah seperti  buku alat tulis, pakaian ,perlengkapan sekolah seperti tas dan sepatu serta untuk uang transportasi,” ungkapnya.

Para orang tua menyambut baik kebijakan dari kepala Dinas Pendidikan, Iman Pramudya yang akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang melakukan pungutan bantuan dana BSM dan KIP. Namun tentunya janji Kadisdik tersebut harus bisa dibuktikan karena sebenarnya sekolah-sekolah di daerah masih banyak ditemukan adanya pemotongan dana tersebut.

“Sebab kejadian pemotongan bantuan dana BSM sudah dari dulu terjadi khususnya sekolah yang berada di daerah terutama ketika dana bantuan tersebut turun. Namun saat mengetahui yang melakukan pemotongan tersebut adalah oknum kepala sekolah ataupun pejabat UPTD, pihak dinas tidak berani menindaknya. Untuk itu mudah-mudahan pak Kadisdik yang sekarang menepati janjinya,” kata salah seorang warga Aan (45).(S05)

 

342 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/iman-geram-terima-laporan-adanya-penyunatan-dana-kip/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *