Kabid Dikmen “Jual Dedet” Spanduk Ke Sekolah

Majalengka,(Sinarmedia),-
Kepala bidang (Kabid) Pendidikan Menengah (Dikmen) Nasrudin menjual spanduk ke seluruh SD, SMP, SMA dan SMK yang ada di Kabupaten Majalengka. Namun sayang penjualan spanduk tersebut diduga terkesan “jual dedet” karena sejumlah kepala UPTD Pendidikan Kecamatan mengaku tidak mengetahui adanya  penjualan spanduk tersebut.
Sementara itu sejumlah kepala sekolah juga mengaku tidak pernah memesan spanduk yang tiba-tiba harus diambil di kantor UPTD. Menurut beberapa kepala sekolah, biasanya apabila pihak sekolah membeli barang yang dikoordinir oleh dinas selalu melalui surat pesanan terlebih dahulu.
“Sebelumnya kami tidak pernah merasa memesan spanduk tersebut, namun tahu-tahu ada spanduk dikantor UPTD dan setiap sekolah mempunyai jatah satu buah spanduk untuk diambil dan harus ditebus dengan harga Rp. 70 ribu,” kata kepala sekolah yang namanya minta dirahasiakan saat ditemui Sinarmedia.
Beberapa kepala sekolah berharap agar untuk hal-hal yang bisa dilakukan oleh pihak sekolah seperti pembuatan spanduk sebaiknya diserahkan kepada pihak sekolah. Kecuali untuk pembelian barang-barang tertentu yang mungkin sulit dilakukan oleh sekolah masih bisa ditolerir untuk di koordinir oleh pihak dinas.
“Sebenarnya harga untuk satu buah sepanduk sebesar Rp. 70 ribu dianggap terlalu mahal, mengingat apabila membuat sendiri ke percetakan biayanya akan jauh lebih murah yakni untuk sebuah sepanduk dengan ukuran yang sama cuma menghabiskan biaya sebesar Rp. 35 hingga 40  ribu saja,” tambah kepala sekolah  yang ada di Kecamatan Ligung.
Keluhan juga datang dari kepala SDN yang ada di Kecamatan Kadipaten. Setiap adanya pembelian barang yang di drop dari dinas pendidikan kabupaten sangat disayangkan karena sudah menjadi kebiasaan  pihak dinas pendidikan tidak memberikan surat pesanan dulu.
“Untuk itu kami selaku kepala sekolah sangat kecewa sekali terhadap dinas pendidikan kabupaten yang setiap tahunnya selalu menjual “dedet” barang-barang ke sekolah. Seolah-olah sekolah dijadikan lahan bisnis bagi oknum di Dinas Pendidikan,” katanya.
Namun saat Sinarmedia mengkonfirmasikan kepada Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Jatitujuh, Uus yang juga sekretaris forum UPTD pendidikan Kabupaten Majalengka ini mengatakan terkait adanya penjualan spanduk kepada sekolah SD, kepala UPTD sama sekali tidak tahu sepanduk tersebut dibuat oleh siapa, karena pihaknya cuma disuruh mengambil dari kantor dinas pendidikan saja.
“Dalam hal ini saya tidak tahu siapa yang membuat spanduk ini, alangkah baiknya Sinarmedia menanyakan langsung kepada ketua forum UPTD saja barangkali beliau tahu,” katanya.
Selain dijual ke SD spanduk  tersebut juga dijual untuk SMP, SMA dan SMK itu dengan tema yang berbeda dalam upaya menyukseskan Wajar 12 tahun. Adapun bunyi spanduk itu adalah “Sukseskan Program Rintisan Wajib Belajar 12 Tahun Yang Bermutu dalam rangka meningkatkan IPM Pendidikan di Kabupaten Majalengka.” Spanduk tersebut dijual dengan harga Rp. 100 ribu .
“Kami selaku kepala sekolah merasa keberatan sekali dengan harus membeli sepanduk itu, apalagi sekolah kami ini adalah sekolah SMK swasta yang muridnya sangat sedikit sekali. Untuk kegiatan kebutuhan di sekolah saja keuangan masih kurang, eh malah dinas menjual ‘dedet’ spanduk,” kata kepala sekolah SMK swasta yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Hj Ropedah mengaku, pembuatan spanduk untuk sekolah SD itu sesuai dengan aturan, sebab untuk pembuatan spanduk sudah ada anggarannya yang tertuang pada RKH masing- masing  SD.
“Namun apabila ingin tahu siapa yang membuat spanduk itu silahkan Sinarmedia untuk menemui Kabid Dikmen saja,” katanya.
Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka,  Nasrudin ketika dikomfirmasi Sinarmedia menyebutkan, bahwa yang membuat sepanduk itu adalah dirinya. “Betul saya nu nyieun sepanduk, saya punya percetakan Wardah. Énté arék ngomong naon deui,” kata Nasrudin dengan nada sinis.(S.05).

1,024 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/kabid-dikmen-jual-dedet-spanduk-ke-sekolah/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *