Kejaksaan Pantau Proyek Bermasalah

Majalengka,(Sinarmedia).-
Kejaksaan Negeri (kejari) Majalengka tengah memantau pelaksanaan proyek-proyek pembangunan di Kabupaten Majalengka tahun 2015 yang diduga bermasalah. Beberapa proyek pembangunan di Majalengka diduga bermasalah karena kualitas pekerjaannya buruk serta waktu pelaksanannya melebihi masa kontrak yang telah ditetapkan.
Beberapa proyek yang bermasalah karena masa kontrak telah habis sementara pekerjaannya belum selesai diantaranya adalah proyek pelebaran jalan Cigasong –Jatiwangi, jalan ingkar Baribis, jembatan Cikoronjo , pembangunan kantor Satpol PP dan proyek Taman kota.Beberapa proyek tersebut hingga bulan januari 2016 masih tampak dibangun padahal masa kontrak hingga tanggal 28 Januari 2018.
Walaupun proyek-proyek tersebut belum selesai namun proses pencairan dilaksanakan mencapai 100 persen. Berdasarkan informasi yang diperoleh  walaupun pekerjaannya belum selesai, pencairan dilakukan 100 persen namun tidak bisa diambil oleh pengusaha tapi  ditahan dulu atas kesepakatan antara pihak dinas dengan Bank Jabar. Uang bisa diambil apabila pekerjaan sudah mencapai 100 persen.
Kejari Majalengka M. Iwa Suwia Pribawa didampingi kasi intel Irwan Ganda Saputra, mengaku pihaknya  sudah menerima informasi tersebut dan segera menindak lanjutinya dengan menugaskan kasi intelejennya untuk terjun langsung ke lapangan. Hal itu dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut sebagai bahan penyelidikan apakah pengerjaannya sudah sesuai kontrak atau tidak.
Diakuinya pula, hal itu juga dilakukan terhadap proyek pelebaran jalan Cigasong-Jatiwangi yang masih dikerjakan walaupun sudah melebihi tahun anggaran tidak luput dari pantauannya.
“Sesuai intruksi Presiden dan Jaksa agung kami akan utamakan upaya preventif sehingga keuangan negara bisa terselamatkan sebelum dikorupsi pelaku jika sekiranya upaya itu tidak mempan tentu kami tidak akan segan untuk memprosesnya secara hukum, “ tegasnya.
Berdasarkan pantuan di lapangan pembangunan jalan lingkar Baribis yang baru rampung beberapa hari kini kondisinya sudah rusak lagi. Tidak hanya itu kondisi jalan lingkar Utara pun sudah mulai rusak dengan dipenuhi lubang hampir di sepanjang ruas jalan padahal baru diperbaiki tambal sulam sekitar 2 bulan yang lalu dengan menghabiskan anggaran hampir Rp.1 milyar.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas BMCK Ruchyana saat dikonfirmasi melalui  telepon selulernya membenarkan adanya kerusakan jalan lingkar Baribis dan lingkar Utara begitu pula dengan proyek pelebaran jalan Cigasong-Jatiwangi yang masih dikerjakan walaupun masa kontrak sudah habis.
Menanggapi hal itu Ruchyana meneybutkan bahwa kerusakan jalan itu masih dalam tahap pemeliharaan  hingga masih menjadi tanggung jawab pihak rekanan. Pihaknya tambah Yana sudah menegur pihak  rekanan dan memerintahkan untuk segera memperbaikinya.
“Ya masih tanggung jawab rekanan tentunya akan diperbaiki, “ jelasnya.(S.04)

555 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/kejaksaan-pantau-proyek-bermasalah/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *