KPRI “Kokardan” Kembangkan Manajemen Usaha

Koperasi Pegawai Republik Indonesia ( KPRI ) “Kokardan”  Kabupaten Majalengka dari tahun ketahun terus menunjukan kemajuan  secara signifikan.Hal itu dapat dilihat dari aset “Kokardan” yang  terus meningkat  disertai dengan  pendapatan  yang terus naik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anggotanya.KPRI Kokardan  nampak berdiri kokoh mampu menunjukan eksistensinya sebagai koperasi  sehat ,hal itu dikarenakan komitmen yang kuat dari para pengurusnya yang didukung oleh peran serta aktif para anggotanya.
Kehadiran KP-RI Kokardan kabupaten Majalengka masih sangat dibutuhkan dan dirasakan manfaatnya oleh para anggotanya yang sebagian besar PNS dalam mengatasi kesulitan keuangan yang dihadapi.Dengan pengelolaan yang baik Koperasi ini  mampu bertahan ditengah-tengah  persaingan usaha yang semakin ketat.
Ketua KP-RI Kokardan Adang Hedar SH., bersama jajaran pengurus secara bertahap berusaha memperbaiki dan mengembangkan manajemen  usaha baik secara administratif maupun operasional agar KP-RI Kokardan lebih kuat dan mampu dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
Selain itu  mampu mandiri dalam menghadapi kesulitan,regulasi serta ketidak pastian situasi dan kondisi perekonomian saat ini.
Menurut Adang, kerja keras yang dilakukan jajaran  pengurus akan menjadi tidak ada artinya kalau tidak dibarengi dengan tumbuhnya semangat kebersamaan dan kepedulian  dari seluruh anggota KPRI Kokardan.
Adang mengapresiasi anggota KPRI Kokardan yang masih banyak yang aktif dan disiplin dan bertanggung  jawab melaksanakan kewajibanya sebagai anggota koperasi. Hal itu menjadi motivasi bagi jajaran pengurus dalam melaksanakan amanat dari sluruh anggota yang dibebankan kepada pengurus sebagai manifestasi hasil Rapat Anggota Tahunan ( RAT) tahun sebelumnya  walaupun tak luput dari berbagai rintangan dalam upaya merealisasikanya.
Dalam upaya mengembangkan KP-RI Kokardan lanjut Adang, diperlukan perubahan paradigma berpikir seiring dengan perkembangan kabupaten Majalengka kedepan.Pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat ( BIJB) ,Tol Cikapali ,Tol Cisumjati dan kini ada pembangunan Grage Mall  dan Hotel akan menimbukan persaingan sekaligus juga peluang usaha yang sangat terbuka.
Untuk itu perlu dipikirkan posisi KPRI Kokardan untuk mengejar dan memanfaatkan peluang usaha yang akan terbuka tersebut .Karenanya diperlukan masukan dan ide-ide  cerdas untuk melakukan deversifikasi usaha  yakni usaha yang efektif,efisien ,cocok dan yang lebih penting lagi menguntungkan bagi koperasi misalnya dengan membuka usaha penginapan,outlet  atau turut berjualan di  Mall  dan lain-lain.
KPRI Kokardan yang sebagian pengurusnya adalah PNS dan sebagian besar anggotanya adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) diakui Adang memiliki waktu yang tidak banyak untuk mengelola koperasi karena hanya mengandalkan dari sisa waktu setelah pelaksanaan tugas pokok di OPD msing-masing. Namun hal itu tidak menjadi alasan untuk tidak mengembangkan koperasi sepanjang masih tumbuhnya kepercayaan dan semangat untuk  bahu-membahu  memajukan koperasi.

Meningkat
Bidang usaha yang dijalankan oleh KP-RI Kokardan  saat ini baru dua bidang usaha yakni uni Usaha  Simpan Pinjam ( USP) dan Warung serba ada ( Waserda).Dari dua bidang usaha yang digarap itu  bidang usaha USP yang masih menjadi andalan dan masih  memberikan kontribusi  besar  untuk pendapatan koperasi.
Pada tahun buku 2014 seperti yang dilaporkan oleh ketua KP-RI Kokardan Adang Haedar SH. didampingi sekretaris Drs. Harry W.H.MM dan bendahara Tardi, dalam RAT tahun buku 2014 beberapa waktu lalu,Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diperoleh  koperasi ini mengalami peningkatan yang tajam dibanding tahun sebelumnya.
Jika pada tahun 2013 lalu SHU yang diperoleh oleh KPRI Kokardan hanya mencapai Rp.43, 4 juta  maka pada tahun 2014 meningkat menjadi Rp.175,8 juta atau mengalami peningkatan sebesar Rp.132,3 juta atau naik Rp.406,9 juta.
Sementara itu berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh auditor independen  memberikan opini bahwa laporan keuangan disajikan secara wajar dalam semua  hal yang material,posisi keuangan KPRI Kokardan tanggal 31 Desember 2014 serta perhitungan hasil usaha ,perubahan ekuitas dan arus kas untuk tahun yang terakhir pada tanggal tersebut  sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangangan Entitas tanpa Akuntabilitas Publik yang berlaku di Indonesia.***

529 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/kpri-kokardan-kembangkan-manajemen-usaha/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *