KPU Klarifikasi Penarikan Ijazah S1 Tarsono

Majalengka,(Sinarmedia).-
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka melakukan klarifikasi terkait penarikan ijazah S1 oleh Bakal Calon Wakil Bupati Tarsono D. Mardiana .Pendamping Karna Sobahi yang diusung oleh PDI Perjuangan dalam Pilkada 2018 ini dikrarifikasi terkait ijazah Sarjananya di kediamanya di desa Pasir Ipis Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka, Selasa (06/01/2018).
Klarifikasi dipimpin komisioner KPU Majalengka Divisi Teknis Cecep Jamaksari didampingi staf KPU dan dihadiri Ketua Panwaslu Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana dan tim LO Bapaslon pasangan Karna Sobahi dan Tarsono D. Mardiana.
Menurut komisioner KPU Cecep Jamaksari ,klarifikasi dilakukan, karena yang bersangkutan menyertakan ijazah S1 saat mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati Majalengka,namun pada saat perbaikan timnya menyerahkan ijazah SMA, namun hal ini tidak mempengaruhi keabsahan pencalonan karena sesuai aturan harus minimal berijazah SMA.
Cecep menegaskan, Verifikasi administrasi berkas pendaftaran BaPaslon sudah dilakukan dan dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat, sesuai dengan PKPU 3/2017 pasal 4 ayat (1) huruf c, “Berpendidikan paling rendah sekolah lanjutan tingkat atas atau sederajat”.KPU hanya perlu tahu tentang alasan yang bersangkutan terkait hal penarikan ijazah S1 dan diganti menjadi ijazah SMA.
“ Hasil klarifikasinya, tidak menjadi atau masuk dalam kelengkapan pencalonan yang bersangkutan, karena pencalonan yang bersangkutan sudah sesuai dengan regulasi yaitu berijazah SMA atau sederajat. Apapun alasan pencabutan itu, menjadi ranah privacy yang bersangkutan, “jelas Cecep.
Sementara Tarsono D. Mardiana menyampaikan alasan penarikan ijazah S1 dan diganti ijazah SMA karena terburu waktu tidak sempat melakukan legalisir ijazahnya.
“Karena waktunya sempit saya minta ke LO tarik saja ijazah S1, karena ijazah SMA saja sudah memenuhi syarat. Saya ke LO buat surat pernyataan penarikan agar pakai ijazah SMA dan menarik ijazah S1,”jelas Tarsono yang juga Ketua DPRD Kabupaten Majalengka ini.
Tarsono menegaskan, Ijazah tersebut itu baik yang S1 maupun SMA bisa dipertanggungjawabkan dan legal demi hukum.
“Saya siap apabila suatu saat diminta keterangan kembali oleh KPU perihal ijazah tersebut, ” tandasnya. (S. 04)

241 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/kpu-klarifikasi-penarikan-ijazah-s1-tarsono/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *