Lelang Parkir Berhasil Adang Malah Digeser

Majalengka,(Sinarmedia).-

Salah satu “gebrakan” H. Adang Haedar saat memimpin Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika adalah masalah pelelangan parkir. Dibawah kepemimpinannya Adang  berhasil menunjukan ketegasannya dengan melakukan lelang parkir secara terbuka tidak ada rekasaya dan tidak menerima titipan atau pesanan dari siapapun.

Lelang parkir tahun 2016 dibawah kepemimpinan Adang memang berbeda dengan lelang parkir yang dilaksanakan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu dilakukan oleh Adang untuk mengenjot pendapatan dari sektor parkir yang sempat anjlok karena adanya ulah dari beberapa pengelola parkir yang nakal.

Namun nampaknya sikap Adang yang konsisten menjalankan aturan itu malah menjadikan dirinya hanya mampu bertahan empat bulan saja memimpin Dishubkominfo. Ia kini digeser menjadi kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH).

Adanya perubahan dalam pelaksanaan lelang parkir tersebut, diakui oleh Kepala Bidang (Kabid) Fasilitas Perhubunganya Rahmat Gunandar didampingi kasi pengelolaan terminal dan perparkiran Nono Heryano. Menurut Rahmat proses lelang parkir tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, para peserta diberikan pilihan untuk membayar uang dimuka selama tiga bulan, enam bulan bahkan  dibayar penuh setahun.

Sementara pada tahun lalu, para peserta lelang tidak dikenakan membayar uang dimuka terlebih dulu sebelum menandatangani kontrak yang pada akhirnya pengelola banyak yang tidak memenuhi target yang telah diepakati. Hal tersebut tambah Nono disebabkan banyak pengelola parkir yang menunggak. Untuk menghindari kejadian serupa di tahun ini pihaknya menawarkan tiga pilihan kepada calon pengelola untuk membayar uang dimuka.

“Para peserta lelang diberikan kesempatan selama dua hari untuk mempelajari nilai standar perhitungan Dishubkominfo atas lokasi parkir yang diminatinya terkait setoran setiap bulannya yang harus dibayar pihak pengelola dan segera mengajukan penawaran,” katanya.

Nono menambahkan lokasi titik parkir yang dibayar seratus persen oleh pemenang lelang parkir adalah jenis parkir khusus yakni parkir RSUD Majalengka dan RSUD Cideres, sementara untuk parkir umum yang dibayar enam bulan dimuka yakni lokasi parkir wilayah Kecamatan Kadipaten sementara lainnya membayar uang muka selama 3 bulan.

Bahkan untuk pengelolaan parkir khusus RSUD pihak pengelola akan meningkatkan sarana dan prasarana yang ada seperti portal manual yang digunakan saat ini akan diganti dengan portal otomatis, memasang CCTV serta pihak pengelola juga akan mengansuransikan kendaraan pengguna jasa parkir sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan kepada pemilik kendaraan.

PAD yang sudah masuk hingga bulan April dari parkir khusus sudah mencapai 58,12 % dari terget Rp.465 juta, parkir umum 30% lebih dari target Rp.1,012 Milyar dan pajak parkir baru mencapai 3,71 % dari target Rp.900 juta lebih.

“Target PAD tahun ini masih sama dengan tahun sebelumnya tidak ada perubahan dan kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhinya,“ katanya. (S04).

319 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/lelang-parkir-berhasil-adang-malah-digeser/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *