Mesjid Agung Al-Imam Majalengka Menunggu Bantuan

Majalengka,(Sinarmedia).-

Mesjid Al-Imam Majalengka  akhir-akhir ini menjadi sorotan masyarakat, pasalnya mesjid yang berdiri di tengah-tengah kota Majalengka itu kini terlihat kumuh tidak terawat. Sempat banyak yang mempertanyakan sikap Pemkab Majalengka yang seolah tidak peduli dengan kondisi mesjid Agung kebanggan warga Majalengka itu dengan tidak lagi memberikan dana pemeliharaan.

Namun dibalik itu DKM Mesjid Al-Imam ternyata tengah membangun tempat wudhu terpadu diatas tanah wakaf dengan anggaran mencapai Rp1 miliar dengan dana murni swadaya masyarakat tanpa ada bantuan dari pemerintah.

Ketua panitia pembangunan yang juga pengurus DKM Mesjid Al-Imam H.Otong R. Subarma saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya kini tengah membangun fasilitas tempat wudhu, toilet  dan gedung serbaguna di atas tanah wakaf seluas 181 m2.

Dijelaskan, tempat wudhu yang tengah dibangun itu sebanyak 37 unit, toilet 14 unit, wastafel 6 unit dan tempat cuci kaki lima buah. Selain itu akan dibuat selasar atap keong yang dilengkapi air terjun  seperti yang ada di mesjid kubah emas dan penampungan air bersih dengan kapasitas  sebanyak 90 m3. Untuk pembangunan itu diperkirakan akan menghabiskan biaya sebesar Rp504,6 juta.

Menurut mantan pejabat eselon II yang dikenal rajin dan kreatif dalam menata kantor saat masih menjadi kepala dinas itu menyebutkan, selain itu diatas basemen dibangun dua ruang kelas PAUD, dapur dan toilet  dengan anggaran sebesar Rp169,2 juta.  Masih diatas basemen juga dibangun gedung serbaguna dengan atap berbentuk kubah dengan anggaran Rp320 juta. Secara keseluruhan anggarannya mencapai Rp993,9 juta.

Antusias masyarakat yang membantu pembangunan tempat wudhu terpadu di Mesjid Al imam tambah H.Otong diluar dugaan ternyata cukup tinggi. Terbukti selain sumbangan berupa uang dan material bahan bangunan, setiap hari bantuan konsumsi untuk para pekerja terus mengalir. Ia optimis dengan kesadaran masyarakat Majalengka pembangunan tersebut dapat diselesaikan walaupun tanpa bantuan dari pemerintah.

Diakui H.Otong,pihak DKM Mesjid Al-Iman mengambil langkah untuk membangun tempat wudhu terpadu dikarenakan rencana pemerintah yang akan merehabilitasi mesjid Agung Al-Imam masih belum jelas kapan akan dilaksanakan. Namun ia mengakui pernah diperlihatkan gambar rencana renovasi mesjid agung, namun ia sempat mengkritisinya karena terlihat ada gambar mirip salib pada setiap jendelanya.

Bagi warga masyarakat yang ingin memberikan sumbangan untuk pembangunan mesjid Al-Imam dapat disalurkan melalui bank BJB  dengan nomor Rekening 0071529320100 atas nama Naeli Nurudin selaku bendahara.(S.01).

 

540 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/mesjid-agung-al-imam-majalengka-menunggu-bantuan/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *