MS Tak Bisa Lepas Dari Jerat Hukum

Majalengka,(Sinarmedia).-

Kasus penipuan yang menyeret MS mantan Camat Sumberjaya yang kini menjabat sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Majalengka menjadi sorotan banyak pihak. Selain proses hukumnya terkesan banyak kejanggalan, MS yang kini dengan status tahanan luar sangat sulit lepas jari jerat hukum walaupun sudah ada kesepakan akan mengembalikan uang terhadap pelapor.

Hal tersebut dikatakan pengamat Hukum,  M. Danu Ismanto SH. Menurutnya kasus hukum yang menimpa MS merupakan delik biasa atau pidana murni sehingga sekalipun ada kesepakatan damai antara pelapor dan terlapor dengan adanya pengembalian uang kerugian yang diderita korban bukan berarti menghapuskan tindak pidananya.

“Proses hukum harusnya terus berjalan sekalipun sudah ada kesepakatan damai karena ini merupakan pidana murni bukan jenis perkara yang bersifat delik aduan dimana pelapor bisa menarik aduannya dan perkara pun selesai, apalagi tersangka MS adalah pejabat publik yang notabene menerima uang dari pihak swasta bisa masuk tipikor,“ bebernya.

Seperti diberitakan Sinarmedia edisi sebelumnya bahwa MS sewaktu masih menjabat camat Sumberjaya bersama rekannya HR diduga menerima uang dari PT. Glory Star Wisesa sebesar Rp2,3 miliar untuk memuluskan proses ijin perusahaan yang bergerak di bidang garmen tersebut.

Sementara masa tahanan tersangka MS yang saat ini tengah ditangguhkan jika melihat  KUHAP pasal 24 ayat 1 dan 2 perintah penahanan yang diberikan oleh penyidik hanya berlaku paling lama 20 hari dan dapat diperpanjang oleh penuntut umum yang berwenang  paling lama 40 hari.

Kapolres Majalengka, AKBP. Mada Roostanto melalui kasat Reskrim AKP. Bimantoro Kurniawan didampingi Kanit Tipikor Jojo mengatakan, proses hukum atas tersangka MS terus berjalan, saat ini tersangka tengah menjalani penangguhan penahanan dan setiap minggu MS pun wajib lapor.

“Hingga saat ini MS cukup kooperatif setiap minggu dia juga selalu membuat laporan kepada kita dan sudah ada perjanjian damai antara pihak pelapor dan terlapor,“ ucapnya saat ditemui di ruang Kanit  Tipikor.

Saat ditanyakan apakah dengan adanya perjanjian damai tersebut akan menghapuskan tindak pidananya, Kasat Reskrim tidak memberikan keterangan apa pun kepada wartawan.(S.04)

370 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/ms-tak-bisa-lepas-dari-jerat-hukum/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *