Nama PWI Dicatut Datangi Sekolah Minta Sumbangan

Majalengka,(Sinarmedia).-
Sejumlah Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan dan Kepala sekolah dasar dalam sebulan terakhir ini diresahkan oleh kedatangan sejumlah oknum wartawan diantaranya mengaku sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Majalengka yang meminta sumbangan. Untuk meyakinkan oknum yang mengaku anggota PWI itu tidak segan-segan menanda tangani kuitansi penerimaan uang dengan stempel lambang PWI.
Modus yang dilakukan oleh oknum wartawan gadungan ini datang ke kantor UPTD Kecamatan dan sekolah-sekolah dengan dalih meminta sumbangan untuk kegiatan PWI. Oknum wartawan ini langsung menyodorkan kwitansi dengan stempel logo PWI dengan nominal Rp. 350 ribu sebagai imbalannya mereka akan memberikan jaket dengan logo PWI.
“Mereka (oknum wartawan – red) datang ke kantor dan langsung menyodorkan satu lembar kwitansi dengan nominal Rp. 350 ribu serta dibubuhi cap dan stempel PWI, karena kami tidak ada uang sehingga kami memberikan setengahnya yakni Rp. 150 ribu saja,” kata Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Rajagaluh kepada Sinarmedia.
Dan sebagai tanda terimakasih atas partispasi yang telah kami berikan, oknum wartawan ini menjanjikan akan memberikan jaket berlogo PWI. Namun sampai sekarang sudah seminggu lebih jaket yang mereka janjikan tidak pernah ada.
Hal serupa juga dialami Kepala SDN Kadipaten VII, Dana Rusdana S.Pd. Ia mengaku seminggu lalu didatangi oknum wartawan yang datang ke kantornya dan meminta uang partispasi untuk kegiatan yang akan dilaksanakan organisasi PWI. Karena dalam meminta uang terkesan memaksa akhirnya pihak sekolah memberikan uang sesuai yang dimintanya yakni sebesar Rp. 350 ribu.
“Karena terkesan memaksa akhirnya kami memberikan uang yang mereka minta sebesar Rp. 350 ribu, akan tetapi oknum wartawan yang mengaku bernama Arif ini tidak pernah memberikan jaket berlogo PWI seperti yang dijanjikan,” katanya.
Sementara itu ditemui terpisah Ketua PWI Perwakilan Majalengka, Tati Purnawati ketika dikonfirmasi oleh Sinarmedia menegaskan, pihaknya selaku ketua PWI tidak pernah mengintruksikan kepada anggota PWI untuk meminta sumbangan untuk kegiatan sosialisasi kepada sekolah maupun kepada pihak UPTD Pendidikan.
Untuk itu Tati menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat atau dinas intansi untuk mewaspadai dan lebih teliti terhadap aksi penipuan dari oknum yang mengaku anggota PWI.
“Tolong kalau ada wartawan yang mengatasnamakan PWI melakukan penipuan segera laporkan kepada pihak yang berwajib atau Polsek setempat,” katanya.
Lebih lanjut kata Tati, pihaknya meminta untuk lebih mewaspadai dan jika ada orang yang mengaku anggota PWI segera tanyakan identitasnya seperti kartu anggota PWI, serta jangan sungkan  untuk menanyakan secara detail, kalau memang mereka anggota PWI pasti mereka mempunyai kartu anggota PWI-nya.
“Kalau dipastikan tidak punya kartu anggota PWI sudah pasti mereka bukan anggota PWI,” kata Tati didampingi Ayub Kalyubi selaku seksi organisasi PWI.(S.05).

806 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/nama-pwi-dicatut-datangi-sekolah-minta-sumbangan/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *