Oknum Pegawai Dinkes Diduga Menipu Motor Dinas Dijaminkan

Majalengka, (Sinarmedia).-

Sejumlah korban penipuan oknum karyawan Dinas Kesehatan Majalengka HRJ  yang juga mantan Kepala Puskesmas Cingambul meminta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka untuk menindak tegas oknum tersebut dan memfasilitasi penyelesaian terkait masalah penipuan terhadap warga yang dijanjikan akan diangkat menjadi tenaga honorer.

Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Majalengka Drs. H. Rieswan Graha MM.M.Pd. ketika dikonfirmasi oleh Sinarmedia terkait anak buahnya yang melakukan penipuan menolak memberikan komentar karena mengaku masih baru dan belum menerima laporan terkait hal itu. Ia mengarahkan Sinarmedia untuk menghubungi bagian umum.

“Maaf saya di sini masih baru menjadi kepala dinas, saya belum menerima laporan dari sekretaris dinas  tentang masalah itu, lebih baik hubungi bagian umum saja,” pinta Rieswan.

Kepala Bagian Umum Dinas Kesehatan Majalengka Abdul Hasim ketika diminta keterangannya juga menolak untuk berkomentar. Ia malah meminta Sinarmedia untuk menghubungi Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan H. Tris Suseno karena HRJ tugasnya di bidang itu.

“Maaf saya tidak bisa berkomentar terkait masalah itu, karena oknum tersebut bukan bawahan saya yang ada pada bagian umum, alangkah baiknya silahkan saja hubungi  Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan,” kata Abdul.

Namun Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan H. Tris Suseno, S.Sos., MMKes ketika beberapa kali akan  dikonfirmasi Sinarmedia  sedang tidak ada diruanganya.

Seperti  diberitakan  Sinarmedia sebelumnya, sejumlah warga di Kecamatan Cingambul mengaku telah menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh oknum pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka berinsial HRJ yang juga mantan kepala Puskesmas Cingambul. Para korban dijanjikan akan diperkerjakan sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Puskesmas Cingambul dengan diharuskan menyetorkan uang mencapai Rp 10 juta.

Warga merasa tertipu karena setelah ditunggu beberapa lama bahkan oknum kepala Puskesmas tersebut dialihkan tugaskan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka mereka tak kunjung diangkat sebagai PTT. Sementara ketika mau diminta untuk mengembalikan uang, HRJ tidak bisa mengembalikan hanya janji-janji saja.

Menurut beberapa korban yang berjumlah 5 orang kepada Sinarmedia mengatakan, pada tahun 2013 lalu HRJ merayu warga dengan janji bisa membantu bisa memasukan anggota keluarga lulusan Keperawatan dan Kebidanan untuk menjadi tenaga honorer di Puskesmas Cingambul dengan menyetorkan uang sebesar Rp 10 juta sebagai pelicin.

Namun setelah lama ditunggu-tunggu tidak ada panggilan dari dinas kesehatan dan setiap ditanyakan kepada HRJ jawabannya hanya diminta untuk menunggu. Karena merasa kesal akhirnya warga mengadukan tindakannya yang dilakukan HRJ. Sementara uang yang sudah terlanjur diberikan kepada HRJ tidak dikembalikan.

“Saya merasa tertipu, selain saya masih banyak temen dan korban,’’ kata salah seorang korban sambil menunjukan bukti kuitansi pemberian uang tersebut.

Para korban sudah berupaya beberapa kali meminta agar HRJ mengembalikan uang namun ia selalu berjanji akan mengembalikannya namun tidak jelas waktunya. Sambil menunggu uang dikembalikan HRJ memberikan jaminan satu unit sepeda motor berpelat merah yang merupakan inventaris milik Dinas Kesehatan kepada salah seorang korban.

Ketika dikonfirmasi HRJ mengakui mempunyai utang ke sejumlah warga dan berjanji akan segera akan mengembalikanya namun ia membantah utang tersebut terkait dengan uang pelicin untuk menjadi tenaga PTT di Puskesmas Cingambul.

“Maaf jangan diberitakan, nanti saya akan mengembalikan uang kepada orangnya,” pinta HRJ kepada Sinarmedia. HRJ juga mengaku sepeda motor inventaris milik dinas yang berpelat merah dijadikan jaminan kepada korban dengan alasan belum bisa mengembalikan uang.(S.09)

370 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/oknum-pegawai-dinkes-diduga-menipu-motor-dinas-dijaminkan/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *