Pembangunan SOR Baribis Terancam Batal

Majalengka,(Sinarmedia).-

Pembangunan Sarana Olah Raga (SOR) yang berlokasi di Desa Baribis Kecamatan Cigasong yang direncanakan akan dibangun tahun ini dengan alokasi anggaran mencapai 52 milyar lebih terancam batal. Pasalnya hingga saat ini panitia Unit Pelayanan Pengadaan (ULP) belum menyelenggarakan lelang ulang proyek tersebut.

Hal tersebut dibenarkan Kepala ULP Majalengka, H. Nana. Menurutnya, lelang proyek  pembangunan fisik SOR sudah dilaksanakan pada bulan Mei lalu dengan pagu anggaran mencapai Rp.52 Milyar, dengan sumber dana berasal dari pemerintah Provinsi Jawa Barat. Lelang proyek tersebut terpaksa harus diulang karena  empat perusahaan yang mengkuti tender tidak ada satupun yang memenuhi persyaratan sehingga terpaksa harus dilakukan lelang ulang.

Hingga saat ini kata Nana, untuk jadwal lelang ulang masih belum ditentukan, pihaknya masih akan menggelar rapat dengan sejumlah pihak terlebih dahulu. Sementara waktu yang tersedia semakin mepet, ia khawatir akan menimbulkan permasalahan apabila dilaksanakan terburu-buru.

“Kami sebagai pelaksana lelang siap saja jika sejumlah persyaratan sudah memenuhi prosedur,“ paparnya saat ditemui diruang kerjanya belum lama ini.

Lebih lanjut kata Nana, proyek pembangunan SOR Baribis ini anggarannya cukup besar sementara tingkat pengerjaannya sangat berat ditambah lagi hanya memiliki waktu pengerjaan yang sedikit, tentunya hal tersebut memerlukan kajian dan persiapan yang matang.

“Terus terang saja dengan nilai proyek mencapai Rp. 52 milyar tentu saja dibutuhkan kehati-hatian karena  baru pertama kalinya dilaksanakan Pemkab Majalengka,“ paparnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Sinarmedia,  pembangunan SOR Baribis akan dibangun diatas tanah seluas 20 hektare di Desa Baribis, tepatnya di ruas jalan Majalengka-Jatiwangi dengan menggunakan lahan bekas bengkok pemerintahan Desa Baribis.

Rencananya pembangunan SOR ini menjadi sarana olah raga terlengkap di Jawa Barat, dan rencananya akan meniru sarana olah raga yang berada di Hambalang, semua fasilitas olah raga tersedia mulai dari tempat lari, ring tinju, tempat renang bertaraf internasional sehingga kedepan bisa dimanfaatkan untuk Asian Games, lapangan sepak bola, lapangan basket, voli ball dan voli pantai, panahan serta sejumlah sarana olah raga lainnya yang kesemuanya bertaraf internasional.

Lahan tersebut kini sudah mulai diratakan dan di beberapa bagian pinggir pembatas lahan antara masyarakat dengan lokasi pembangunan sarana olah raga sudah mulai disender sehingga cukup jelas batas wilayah sarana olah raga tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar)  Kabupaten Majalengka Agus Permana membenarkan bahwa lelang proyek pembangunan SOR Baribis terpaksa harus diulang karena tidak ada satupun perusahaan yang memenuhi persyaratan.

Dijelaskan, dengan adanya lelang ulang tersebut kemungkinan dana yang akan diserap untuk pembangunan SOR baribis tidak akan seluruhnya dikerenakan mepetnya waktu pelaksanaan yang hanya tersisa sekitar empat bulan. Ia memperkirakan dana yang bisa diserap paling besar hanya sebesar Rp.30 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Adang Haedar, menegaskan pihaknya sangat hati-hati dalam memberikan rekomendasi untuk Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) terkait pembangunan SOR Baribis tersebut.

Adang mengingatkan lahan yang akan dibangun untuk SOR baribis adalah lahan bekas galian pembuatan bata merah hingga memerlukan penanganan yang serius. Ia tidak berharap masalah yang menimpa stadion GLBA di Bandung terjadi di Majalengka.

Seperti diberitakan koran ini sebelumnya, pengurugan lahan untuk pembangunan SOR baribis diduga bermasalah. Polres Majalengka telah melakukan penyelidikan terhadap masalah pengurugan lahan SOR Baribis yang menghabiskan biaya sebesar Rp.3 Milyar itu.

Kapolres Majalengka sebelumnya AKBP.Yudhi Sulistyanto  bernjanji akan mengusut tuntas kasus pengurugan lahan SOR tersebut, namun hingga ia pindah tugas menjadi Kapolres Subang belum diperoleh kejelasan tentang kelanjutan kasus tersebut.(S.01/04).

 

1,428 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/pembangunan-sor-baribis-terancam-batal/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *