Pemda Majalengka Harus Kembalikan Uang Kelebihan Bayar Pajak

Majalengka,(Sinarmedia),-

Beberapa fraksi DPRD Majalengka  sepakat dibentuknya Pansus kenaikan tarif Nilai Jual Obyek Pajak ( NJOP)  karena sudah melanggar Peraturan daerah ( Perda) no.02 tahun 2012.Komunikasi antar fraksi masih terus dilakukan untuk mendorong segera terbentuknya pansus.Selain itu Pemda Majalengka harus mengembalikan uang kelebihan bayar pajak kepada masyarakat.

Ketua DPC partai Demokrat  kabupaten Majalengka H. Fuad Abdul Aziz termasuk orang yang paling keras dan ngotot mempermasalahkan adanya kenaikan tarif NJOP tersebut. Ia  mendorong agar segera terbentuknya  Pansus dengan segera.

Sementara itu ketua fraksi PPP Dede Aif Musoffa yang juga konsisten mendukung terbentuknya pansus menegaskan, bagi fraksinya pembentukan pansus kenaikan tarif NJOP sangat penting dan harga mati. Ia berharap Pansus kenaikan tarif NJOP tidak digabung dengan pansus lainya.

Menurut Dede Aif,seharusnya di Perda 02 tahun 2012 dan SK Bupati no.469 tahun 2014 dimuat tentang rencana kenaikan per tiga tahun sesuai dengan Perda dimaksud ,sehingga jelas landasan hukum dari kenaikan tersebut yang terntunya kenaikan tersebut menjadi cacat hukum.

Berdasarkan kajian fraksinya lanjut Dede Aif, terdapat kelebihan pembayaran dari wajib pajak terhadap Pemda Majalengka,maka Pemda harus dengan segera melakukan restitusi ( mengembalikan kelebihan pembayaran ) PBB kepada masyarakat. ( S.01).

632 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/pemda-majalengka-harus-kembalikan-uang-kelebihan-bayar-pajak/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *