Pengelola Parkir Cetak Karcis Parkir Sendiri

Majalengka,(Sinarmedia).-
Menanggapi keluhan masyarakat terkait maraknya karcis parkir palsu alias bikinan sendiri yang beredar di lapangan, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) akan memberikan sanksi tegas hingga pemberhentian kepada petugas parkir nakal yang menaikan tarif parkir sendiri diatas ketentuan yang sudah ditetapkan Perda No. 10 tahun 2010.
Kepala Dishubkominfo Majalengka, Maman Sutiman didampingi Kabid Fasilitas Lalu Lintas, Rahmat  Gunandar mengatakan, berdasarkan hasil monitoring ke lapangan menanggapi pengaduan masyarakat terkait penggunaan karcis palsu ini memang ada dan pihaknya sudah langsung memberikan teguran kepada petugas parkir tersebut. Jika tetap membandel dan tidak menarik peredaran karcis parkir kami akan berikan sanksi tegas baik kepada pihak pengelola maupun kepada petugas parkir berupa pemberhentian kontrak kerja.
“Dari hasil monitoring terkait perdaran karcis palsu kini sudah ditarik oleh pihak pengelola, namun apabila masih ada petugas parkir yang masih menggunakan karcis tidak resmi tersebut kami akan berikan sanksi tegas berupa pemberhentian,” kata Rahmat saat ditemui Sinarmedia.
Rahmat menambahkan, pihaknya belum lama ini memanggil sekitar 200 petugas parkir dan pengelolanya untuk menyampaikan kembali bahwa dalam memungut retribusi parkir harus mengacu kepada ketetapan Perda dan tidak boleh memberikan karcis buatan sendiri karena karcis tersebut tidak resmi alias illegal. Selain itu petugas parkir dan pengelolaannya agar terjalin kesepahaman antara petugas dan pengguna jasa parkir,  namun masih tetap ada saja petugas parkir yang bandel.
“Namun pihaknya mengakui apabila fakta di lapangan masih saja terjadi petugas parkir yang nakal, dengan memberikan karcis tidak resmi ini. Yang jelas pihaknya sudah memberikan pemahaman tentang parkir ini,” katanya.
Lebih lanjut kata Rahmat, untuk mengantisipasi petugas parkir nakal tersebut pihaknya berencana pada tahun depan akan memasang papan tarif parkir sesuai dengan Perda No. 10 tahun 2010 yakni untuk motor Rp. 500 dan mobil Rp. 1.000 – 1.500.  Pemasangan papan informasi tarif parkir ini ditempatkan dilokasi-lokasi parkir yang ramai seperti pasar dan rumah sakit.
“Saat ini tercatat ada sekitar 200 lebih titik lokasi parkir namun tidak semuanya akan dipasang papan perda tarif parkir,kami akan memasang papan dilokasi strategis sehingga bisa diketahui masyarakat,” pungkasnya.(S.04)

2,542 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/pengelola-parkir-cetak-karcis-parkir-sendiri/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *