Pengusaha Mobil Jasa Angkutan Barang Banyak yang Bangkrut

Majalengka,(Sinarmedia).-
Selama berlangsungnya pembangunan mega proyek bandara BIJB dan jalan tol Cipali banyak warga Majalengka yang mendadak menjadi pengusaha angkutan barang namun sayang tidak berlangsung lama, secara berangsur beberapa diantaranya mengalami kebangkrutan.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, (Dishubkominfo) Kabupaten Majalengka, Maman Sutiman melalui kasi Pengujian Kendaraan  Ade Anung. Menurutnya, selama pembangunan jalan tol Cipali jumlah angkutan mengalami peningkatan dengan rata-rata mencapai 100 kendaraan per bulannya. Kendaraan angkutan ini kebanyakan untuk mengangkut material pembangunan BIJB dan jalan tol.
“Selama 6 bulan jumlah angkutan barang mengalami peningkatan, berdasarkan data yang masuk ada penambahan sekitar 500 kendaraan angkutan barang dari jumlah total sekitar 6 ribu kendaraan,“ paparnya.
Setelah pengerjaan jalan tol Cipali selesai dibangun, pengusaha angkutan barang dadakan terpaksa harus gulung tikar dan sebagian lainnya mengalami penyusutan volume jasa angkutan sehingga terancam bangkrut menyusul rekannya yang lain.
Pihaknya menyarankan bagi yang berminat untuk usaha di bidang jasa angkutan barang sebaiknya dibangun relasi terlebih dulu dengan para pengusaha pengguna jasa angkutan barang sehingga usahanya bisa berjalan terus tanpa bertumpu hanya pada satu kegiatan saja.
Adanya 2 mega proyek tersebut selain memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat juga berdampak kepada pencapaian PAD uji kendaraan, pihaknya optimis bisa mencapai target sesuai yang diharapkan pemerintah daerah.
“Tahun ini nilai PAD uji KIR mengalami kenaikan sekitar 25 % dari Rp.721 juta lebih menjadi Rp.914 juta dan pencapaian PAD KIR hingga bulan ini sudah mencapai 80 % lebih,“ pungkasnya.(S.04)

687 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/pengusaha-mobil-jasa-angkutan-barang-banyak-yang-bangkrut/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *