Polres Ungkap Jaringan Narkoba

Majalengka,(Sinarmedia).-

Perdaran Narkoba di kabupaten Majalengka selama ini ternyata dipasok dari kabupaten Cirebon dan Sukabumi.Hal ini diketahui setelah Polres Majalengka mengungkap sejumlah kasus narkoba yang tertangkap oleh jajaran Satnarkoba Polres Majalengka.

Kasus peredaran narkoba juga terungkap saat dilakukan operasi Antik Lodaya yang dilaksanakan selama 10 hari sejak 22-31 Oktober dengan barang bukti 2 paket sabu seberat 0,61 gram.Dua orang pelaku penyalahgunaan dan seorang pengedar narkoba berhasil ditangkap.

Kapolres Majalengka AKBP.Yudhi Sulistianto Wahid S.Ik melalui wakapolres Kompol Handrio Wicaksono,SIk didampingi Kasat Narkoba AKP. Darli dan Subbag humas, Bripka Riyana menyebutkan,berdasarkan sejumlah kasus yang terungkap selama ini diketahui sumber narkoba yang masuk Majalengka didatangkan dari wilayah Kab.Cirebon dan Sukabumi.

Kepada petugas, salah seorang pengedar Deli Tambunan (33) warga Kelurahan Kutaraja, Kab.Sukabumi mengakui, ia biasa mengedarkan narkoba diwilayah Majalengka melalui jalur Bandung-Sumedang dan baru kali ini tertangkap polisi.

” Tersangka merupakan jaringan Sukabumi, transaksi narkoba dengan sistem segitiga berantai,tersangka mentransfer dana ke seseorang atas nama Miftahudin. Setelah transfer selanjutnya dihubungi oleh Butor untuk melakukan transaksi di terminal bus Sukabumi ” papar Wakapolres saat gelar ekpose hasil Operasi Antik Lodaya,di Mapolres Majalengka,Selasa (03/11)

Deli berhasil diringkus anggotanya saat berada dikamar kosanya di jalan Laswi Kec.Cigasong  sekitar pukul  02.00 WIB dini hari pada 22 Oktober lalu dengan barang bukti 1 paket sabu yang dibungkus plastik putih seberat 0,31 gram disaku baju kaos yang dikenakanya..

Sementara 2 tersangka lainya Igun Dwi Parmantho (33) warga jalan Pahlawan Kec.Majalengka dan  Lucky Bramadita (32) warga Kec.Kadipaten ditangkap karena kedapatan memiliki sabu seberat 0,30 gram yang disimpan disaku bajunya.

“Kedua tersangka. merupakan jaringan Cirebon, transaksi berantai dengan sistem ada barang ada uang, tersangka Igun membeli narkoba jenis sabu kepada tersangka Lucki dan tersangka Lucki memperoleh narkoba tersebut dengan cara membeli dari Doni kini DPO di wilayah Cirebon,”ujarnya.

Mereka berhasil ditangkap saat berada dijalan raya Majalengka-Kadipaten tepatnya di Blok Kamun Desa Liangjulang kecamatan Kadipaten, tanggal 24 oktober jam 00.20 WIB.

Ketiganya akan dijerat UU RI no.35/2009 tentang Narkotika telah memenuhi unsur pasal 114 (1), Yo pasal 112 (1) Yo pasal 127 dengan ancaman pidana penjara 5 sampai 20 tahun dan denda maksimal Rp.10 milyar.

Selain itu pihaknya juga menggelar antisipasi peredaran narkoba dengan menyambangi LP Majalengka dan melakukan pemeriksaan terhadap 20 orang tahanan khusus narkoba melalui tes urine,6 diantaranya dinyatakan positif menggunaan narkoba jenis sabu dan ganja.

Polisi juga menemukan 9 buah HP berbagai merek dalam sel tahanan khusus narkoba,diduga kuat milik tahanan.

” Tidak menutup kemungkinan HP tersebut digunakannya sebagai alat  transaksi dan masih dalam proses penyelidikan polisi jika terbukti maka masa tahanan akan ditambah, ” tandasnya.(Indra)

1,068 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/polres-ungkap-jaringan-narkoba/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *