Ratusan PNS Gagal Kredit Rumah Sindangkasih

Majalengka,(Sinarmedia).-
Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Majalengka yang telah mengajukan minatnya untuk membeli rumah di perumahan Griya Sindangkasih gagal karena tidak lolos BI cheking. Rata-rata para PNS yang tidak lolos BI Cheking tersebut mempunyai masalah dengan pinjaman uang ke sejumlah bank hingga sisa gajinya tidak mencukupi untuk kredit rumah.
Hal tersebut diakui oleh Pimpinan Proyek (Pimpro) PT. Lakban selaku pengembang pembangunan perumahan PNS Sindangkasih Deni saat dikonfirmasi Sinarmedia belum lama ini. Menurut Deni, sebenarnya banyak PNS yang berminat untuk memiliki rumah di Griya Sindangkasih Permai namun terkendala oleh BI cheking.
Dijelaskan Deni, dari 800 unit rumah yang akan dibangun pengembang pada tahun ini sudah terjual sebanyak 120 unit yang sedang dan akan dibangun. Secara keseluruhan ditambah penjualan tahun sebelumnya total  rumah yang sudah terjual mencapai 285 unit.
“Sebetulnya PNS yang tertarik itu banyak, berdasarkan data yang kami terima mencapai 600 orang namun ternyata dari jumlah tersebut, sebanyak 480 pemohon ditolak BTN karena tak lolos BI cheking,“ kata Deni didampingi humasnya Endi saat ditemui di kantornya.
Menurut Endi, kebanyakan PNS tersebut masih memiliki tunggakan ke sejumlah bank. Sementara BTN Purwakarta tidak menghendaki itu karena akan menghambat setoran disamping menganggu keuangan PNS itu sendiri. Dalam hal ini BTN cukup selektif, mereka mengecek setiap nama ke sejumlah bank sehingga banyak pemohon yang gugur.
Perumahan Griya Sindangkasih Permai sejatinya diperuntukkan untuk PNS berpenghasilan dibawah Rp.4 juta dengan golongan satu, dua dan tiga dilakukan seleksi oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) jika memenuhi persyaratan lainnya akan dikeluarkan SK Bupati dan ditindak lanjuti oleh SK pelepasan lahan oleh Sekretaris daerah (Sekda) dengan memakan waktu selama dua sampai 3 minggu.
Lebih lanjut kata Endi, untuk per unit rumah dibadrolnya seharga Rp.110,5 juta di atas tanah seluas 100 m2 dengan fasilitas ruang tamu, 2 kamar tidur, kamar mandi, dapur, halaman rumah yang cukup luas serta air PDAM dan fasilitas umum lapangan olah raga,mesjid dan lainnya.
Pembelian secara kredit untuk kepemilikan rumah tersebut dengan jangka waktu selama 15 tahun dengan cicilan setiap bulannya Rp 550 ribu, uang muka senilai Rp 7 juta, untuk pembayaran kontan diberikan potongan harga sebesar Rp.5 juta.
“Proses sertifikat kepemilikan memakan waktu selama 6 bulan sampai 1 tahun, sebagian besar pemohon melakukan pembayaran secara kredit namun ada  11 unit rumah lainnya dibayar secara kontan,“ pungkasnya.(S.04).

2,819 kali dilihat, 7 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/ratusan-pns-gagal-kredit-rumah-sindangkasih/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *