Ratusan Sopir Angkot Kecewa Pemerintah Selalu Ingkar Janji

Majalengka,(Sinarmedia).-
Para sopir Angkutan kota (Angkot) di Majalengka yang tergabung dalam wadah Paguyuban Pengusaha Angkutan Kota (P2AK) kecewa terhadap sikap Pemerintah Kabupaten Majalengka yang telah beberapa kali ingkar janji untuk mengalihkan jalur angkutan elf dan bis melalui jalan lingkar utara.
Hingga saat ini belum ada kepastian dari pemerintah daerah (Pemda) Majalengka terkait pengalihan jalur Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) ke jalan lingkar utara dengan alasan jalan belum layak masih perlu perbaikan dibeberapa titik yang dinilai rawan menimbulkan kecelakan lalu lintas.
Menurut Ketua P2AK Ajat Sudrajat didampingi sekretarisnya Yuyu Wahyudin, sejak tahun 2013 pihaknya sudah berulang kali melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak terkait pengalihan jalur namun hasilnya selalu berubah-ubah dengan berbagai alasan.
Pertemuan awal di tahun 2013 dengan melibatkan Dishubkominfo, Polres, AKAP, AKDP dan Organda sepakat bahwa AKAP dan AKDP akan dialihkan ke lingkar utara mulai dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.
Tahun selanjutnya saat ditanyakan kembali tidak ada kepastian dengan alasan Dishubkominfo akan melengkapi rambu-rambu jalan dan melakukan uji layak jalan serta BMCK akan melakukan perbaikan jalan dan meminta waktu selama 3 bulan.
“Terus aja dilakukan perbaikan, kelengkapan rambu lalulintas dan lainnya tapi setelah itu semua terpenuhi akhirnya masih tetap aja ada alasan baru hal itu terus berlangsung selama 3 tahun lebih hingga saat ini jalan lingkar utara masih belum layak untuk digunakan jalur angkutan, oleh karena itu kami meminta kepastian dari pihak pemerintah, “ harapnya.
Sementara Kapolres Majalengka AKBP Yudhi Sulistianto Wahid S.Ik  melalui Kapolsek Cigasong AKP Kustadi menjelaskan, berdasarkan pantaunya kondisi jalan lingkar utara sudah cukup bagus dan pihaknya menyarankan Dishubkominfo untuk mencobanya agar jalan tersebut digunakan jalur angkutan.
“Kebetulan kantor saya dekat dengan jalan lingkar utara, menurut saya jalan sudah cukup bagus kenapa tidak dicoba dulu,“ paparnya saat di acara forum Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) belum lama ini.
Kepala Dishubkominfo Adang Haedar yang baru menjabat selama 1 bulan, mengaku belum bisa memberikan kepastian mengingat jalan lingkar utara tahun ini akan kembali dilakukan perbaikan oleh BMCK di lokasi yang dinilai rawan menimbulkan kecelakaan tepatnya dibelokan tajam. Pihaknya akan memegang pernyatakan BMCK yang segera akan melakukan perbaikan jalan lingkar utara di tahun ini
“Keselamatan pengemudi dan penumpangnya lebih utama, jika BMCK menilai masih perlu perbaikan, kami tidak bisa memaksa mengambil keputusan untuk mengaktifkan jalur lingkar utara, kalau ada kecelakaan tentunya kami yang akan dipinta pertanggungjawaban, “ tandasnya.(S.04)

1,021 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/ratusan-sopir-angkot-kecewa-pemerintah-selalu-ingkar-janji/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *