Satpol PP Akan Tindak Tegas Karaoke Nakal

Majalengka,(Sinarmedia).-

Kepala satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Majalengka, Iskandar Hadi Prayitno berjanji akan serius menindak tegas para pengusaha bisnis tempat hiburan seperti karaoke yang melanggar aturan, seperti tidak mengantongi izin dan jam operasionalnya  melebihi ketentuan.

Di Kabuapten  Majalengka ada beberapa tempat karaoke keluarga diantaranya karaoke Tiga Dara, Putra Jaya, 3G yang ada  Salagedang dan Blue Sky yang belum lama beroperasi. Namun ada pula tempat keraoke yang berada di daerah seperti di Desa Baturuyuk yang belum mengantongi ijin.

Iskandar mengaku pihaknya banyak sekali menerima pengaduan dari masyarakat baik melalui telepon maupun secara langsung terkait usaha bisnis karaoke yang dinilai telah meresahkan karena ada beberapa tempat karaoke yang membuka usahanya hingga dini hari. Selain itu ditempat hiburan karaoke ini seolah memicu tumbuh suburnya bisnis prostitusi terselubung.

“Kami akan menindak tegas terhadap para pengusaha tempat hiburan karaoke yang “nakal” alias tidak mematuhi aturan yang berlaku, karena sudah banyak laporan dari masyarakat yang masuk soal keberadaan tempat hiburan karaoke yang dianggap meresahkan,” kata Iskandar saat ditemui Sinarmedia belum lama ini.

Menurut Iskandar, pihaknya sudah melakukan patroli terhadap tempat-tempat karaoke yang ada di Majalengka, beberapa tempat hiburan karaoke yang sedang naik daun di kota Majalengka ini mendapatkan peringatan akibat melanggar aturan dan dan rencananya kegiatan patroli ke tempat karaoke ini dilakukan rutin setiap minggunya. Bahkan pihaknya sudah memanggil pihak management karaoke yang terbukti menyalahi aturan seperti jam opersional yang melebihi ketentuan.

“Iya betul kami sudah memanggil beberapa para pengusaha bisnis hiburan karaoke yang terbukti melanggar salah satunya management karaoke Blue Sky yang paling banyak menerima pengaduan  dari masyarakat karena melanggar jam operasional yakni buka hingga dini hari,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Iskandar, pihaknya juga akan menertibkan dengan memberikan sanksi tegas berupa penyegelan atau penutupan kepada para pengusaha tempat hiburan yang terbukti belum mengantongi ijin dan melanggar aturan jam opersional. Pihak Satpol PP Majalengka sendiri siap untuk mengawasi tempat-tempat karaoke agar tidak disalahgunakan seperti tempat asusila dan juga sarang miras dan  narkoba.

“Kami tidak main-main untuk melakukan penertiban pada bisnis karaoke ini,” tegasnya.

Sementara itu pihak management karaoke Blue Sky yang sempat melakukan protes terhadap pemberitaan Sinarmedia edisi sebelumnya dan mengaku telah mengantongi ijin ternyata berdasarkan keterangan dari BPPTPM ijinya belum keluar dan masih dalam proses.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM) Majalengka, H. Maman melalui Kabid Perijinan Agus Suratman ketika dikonfirmasi Sinarmedia. Menurut Agus (yang kini menjadi Sekretaris BPPTPM), karaoke Blue Sky belum mengantongi izin dan sedang dalam proses. Menurutnya proses ijin tempat karaoke Blue Sky tinggal menunggu surat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) saja terutama terkait pelaksanaan jam operasionalnya.

“Memang benar karaoke Bue Sky ini belum mengantongi izin, dan tinggal dilengkapi keterangan MUI saja terutama terkait waktu jam opersionalnya biar yang menentukan dari MUI,” katanya singkat sambil bergegas pergi.

Sejumlah elemen masyarakat Majalengka menyambut baik sikap tegas yang dilakukan Satpol PP Majalengka, tidak sedikit masyarakat yang berharap tindakan tegas dari Satpol PP menertibkan karaoke yang nakal ini bisa dilakukan secara serius dan dan terus menerus.

“Tentu saja kami selaku warga menyambut baik sekaligus mendukung sikap tegas yang dilakukan Satpol PP Majalengka dalam menindak tempat karaoke yang melanggar aturan, namun tentunya jangan sampai ini hanya kegiatan seremonial tanpa ada kelanjutannya,” ungkap salah seorang warga Budi (34) kepada Sinarmedia.

Budi mengatakan, bisnis usaha tempat karaoke seolah tengah menjamur di Majalengka, perkembangan zamanlah yang memaksa bisnis ini tidak bisa dibendung untuk itulah diperlukan pengawasan yang ketat dilakukan oleh satpol PP. Harus diakui salah satu upaya untuk meningkatkan pariwisata di kota angin ini perlu ada sarana dan prasana hiburan seperti tempat karaoke. Karena selama ini masyarakat Majalengka bila ingin berkaraoke harus ke kabupaten tetangga seperti Cirebon atau Kuningan.(S.02).

689 kali dilihat, 9 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/satpol-pp-akan-tindak-tegas-karaoke-nakal/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *