Selama Ramadhan Gas Melon Kembali Langka

Dawuan,(Sinarmedia).-

Selama bulan ramadhan sejumlah warga di berbagai daerah di kabupaten Majalengka mengeluhkan kelangkaan stok gas elpiji 3 kilo gram (Kg), bahkan akibat sulitnya mendapatkan gas bersubsidi ini masyarakat terpaksa menggunakan kayu bakar untuk  memasak.

Seperti yang dialami Aan (35) warga desa Salawana kecamatan Dawuan, menurutnya ia selama 3 minggu terakhir selama bulan Ramadhan ini kesulitan mencari gas melon atau elpiji 3 Kg, bahkan ia mencari gas 3 Kg ini tidak hanya ditoko-toko didaerahnya saja melainkan hingga harus keluar desa namun jawabannya sama stok gas telah habis dan pembelinya sudah mengantri.

“Untuk mencari gas  3 kg ini saya harus keliling hingga keluar desa Salawana, namun hasilnya nihil karena gas disejumlah toko stoknya habis akhirnya saya terpaksa kembali menggunakan kayu bakar untuk kebutuhan memasak,” kata Aan saat ditemui Sinarmedia.

Hal senada juga di sampaikan Yoyoh (53) warga desa Karanganyar kecamatan Dawuan, menurutnya sudah sepekan terakhir gas elpiji 3 kg susah dicari karena disejumlah toko stok gas berseubsidi ini habis. Bahkan kalaupun ada harganya mendadak naik, apabila dihari biasa harga gas 3 Kg sebesar Rp. 15 ribu, namu kini karena stok terbatas harganya menjadi Rp.20 ribu.

“Memang sudah sepekan terakhir kelangkan gas elpiji 3 bukan hanya terjadi di wilayah Dawuan dan sekitarnya, bahkan  terpaksa ketika gas elpiji habis kami terpaksa harus mencari ke luar Kecamatan Dawuan hingga ke Kecamatan Jatitijuh atau ke Wilayah Ligung namun jawaban toko-toko sama bahwa stok gas elpiji 3 kg sudah habis,” katanya.

Menurut Yoyoh, pihaknya meminta kepada pemerintah kabupaten Majalengka untuk bisa turun tangan melakukan sidak operasi pasar, untuk menormalkan kembali ketersedian stok gas elpiji 3 kg diwilayah Kecamatan Dawuan dan sekitarnya.

“Tentu saja, saya selaku ibu rumah tangga yang sangat awam tidak mengerti dengan situasi kelangkan gas elpiji 3 kg ini, karena yang saya tahu bahwa saya harus tetap memasak untuk memenuhi kebutuhan keluarga saya walaupun stok gas elpiji 3 kg tidak ada dipasaran,” paparnya.

Sementara itu, kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (KUKMperindag) Kabupaten Majalengka, H. Rieswan Graha melalui Kabid perdagangan, Dudi Derajat mengatakan,  stok gas 3 Kg di kabupaten Majalengka secara keseluruhan aman. Namun justru apabila dilapangan khususnya di kecamatan Dawuan dan sekitarnya terjadi kelangkaan stok elpiji 3 Kg justru ia baru mengetahuinya.

“Selama bulan Ramadhan ini kami terus tanpa bosan-bosanya memantau untuk ketersedian stok sembilan pokok di pasaran termasuk gas elpiji 3 Kg, dan memang berdasarkan hasil pantaun kami stok gas elpiji sebenarnya aman, namun tidak tahu apabila dilapangan khususnya di kecamatan Dawuan hilang dari pasaran,” katanya.

“Untuk lebih jelasnya kami akan mencoba mengecek langsung ke lapangan dan berkoordinasi dengan Hiswana migas untuk menyampaikan persoalan ini,” jelasnya. (S.02/05).

212 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/selama-ramadhan-gas-melon-kembali-langka/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *