Sepuluh Tahun Jalan Tak Diperbaiki

Dawuan,(Sinarmedia).-

Sejumlah warga kembali mempertanyakan sikap Pemerintah Kabupaten Majalengka yang tak kunjung memperbaiki ruas jalan  Balida – Karanganyar dan Panongan. Sudah berkali-kali dalam sepuluh tahun terakhir warga mengusulkan perbaikan jalan tersebut namun tak pernah digubris. Akibat lama tak diperbaiki kini ruas jalan tersebut mengalami kerusakan yang sangat parah.

Warga menilai, akibat kebijakan Pemkab yang tidak adil tersebut  warga di tiga desa itu merasa dianak tirikan karena merasa tidak diperhatikan. Di satu sisi banyak ruas jalan yang kondisinya relatif masih bagus diperbaiki sementara jalan yang rusak parah dibiarkan. Menurut mereka, daripada membongkar halaman pendopo yang masih bagus diganti dengan batu dengan anggaran milyaran rupiah lebih baik digunakan untuk perbaikan jalan desa yang kondisinya rusak.

“Kondisi ruas jalan Balida-Karanganyar-Panongan yang merupakan jalan vital yang menghubungkan antara Kecamatan Dawuan–Kecamatan Ligung dan Kecamatan Jatitujuh kondisnya sudah rusak parah dan sudah hampir 10 tahun tak mendapat  perbaikan oleh pihak pemerintah daerah Majalengka,” kata  Oman (50) salah seorang warga Balida kepada Sinarmedia.

Menurut Oman, masyarakat sangat kecewa terhadap sikap pemerintah yang tak kunjung memperbaiki jalan di desanya. Waktu 10 tahun tambah Oman bukanlah waktu sebentar padahal usulan perbaikan sudah puluhan kali disampaikan kepada pemerintah kabupaten Majalengka.

“Wajar saja apabila masyarakat beranggapan bahwa pihak pemerintah daerah Majalengka ini seolah menganak tirikan wilayah Kecamatan Dawuan,” katanya.

Hal yang sama disampaikan warga lainnya, Ata (42) mengaku kecewa terhadap sikap pemerintah daerah Majalengka tidak memperbaiki ruas jalan Balida–Karanganyar yang sudah rusak parah. Padahal wakil bupati Majalengka, H. Karna Sobahi sendiri sempat berjanji dihadapan masyarakat sekitar 8 tahun lalu akan segera memperbaiki jalan  tersebut.

“Saat itu Pak Wabup merasa prihatian melihat kondisi jalan yang rusak parah tanpa ada perbaikan oleh pihak pemerintah, dan wakil bupati berjanji kepada warga akan memperbaikinya. Ucapan itu disampaikan saat Wabup menghadiri peringatan Isra’ Miraj di Mesjid Besar Desa Salawana dan kami masih ingat dengan janji Wabup tersebut,” katanya.

“Namun sampai sekarang jalan tersebut tak kunjung diperbaiki, kami selaku warga menagih janji mereka untuk segera direalisasikan karena janji itu harus ditepati,” imbuhnya.

Kondisi jalan ruas jalan Balida-Karanganyar-Panongan sudah sangat memprihatinkan, hampir seluruh badan jalan-jalan dipenuhi lubang-lubang besar, tentu saja kondisi tersebut sangat mengganggu masyarakat yang melintas terutama saat musim hujan karena jalan digenangi air dan licin.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Majalengka, Dedi Rahmadi melalui kabid Bina Marga dan Cipta Karya Ruhyana ST, mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah mengajukan anggaran untuk perbaikian jalan ruas Balida-Karanganyar namun pengajuan perbaikan itu selalu tidak di respon oleh pihak provinsi.

“Untuk itu pihaknya belum bisa menjanjikan apakah jalan itu masuk anggaran  perubahan atau tidak,” pungkasnya. (S.05)

224 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/sepuluh-tahun-jalan-tak-diperbaiki/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *