Sidang Perdana Irfan Hadirkan 15 Saksi, Irfan Dan Dua Rekanya Didakwa Pasal Pengeroyokan

Majalengka,(Sinarmedia).-

Sidang perdana kasus dugaan penembakan yang menimpa anak bupati Majalengka Irfan Nur Alam berlangsung sekitar 8 jam . Sidang dimulai pukul 13.00 WIB dan baru berakhir pada sekira jam 21.30 WIB. Senin (16/12).

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri ( PN) Majalengka yang dipimpin oleh Hakim ketua Eti Koerniati ini menghadirkan 15 orang saksi.Sidang ini mengagendakan pembacaan keterangan saksi –saksi dan pemaparan fakta persidangan.

Dalam dakwaannya jaksa penuntut umum menyebutkan , Irfan berserta dua rekannya, dianggap melakukan kekerasan terhadap saksi korban Panji Pamungkasandi. Atas Perbuatannya, terdakwa diduga melakukan tindak pidana pengroyokan atau tindak pidana karena kealpaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 Ayat (1) KUHPidana Jo Pasal 360 Ayat (2) KHUPidana.

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Robani menjelaskan semua saksi yang dihadirkan ada hubungannya dengan kasus dugaan penembakan yang terjadi di sebuah ruko wilayah Cigasong.

“Semua saksi kita hadirkan, ‎dari keterangan saksi. Semuanya sudah saling damai. Ke depan agar tak ada kesalahan komunikasi.” Ujar Agus

Sementara itu penasehat Hukum Irfan, Kristiawanto mengatakan pihaknya bersyukur karena persoalan kliennya dengan Panji sudah saling memaafkan dan berangkulan. Sidang tadi telah berjalan sesuai prosedur dan tahapan sidang yang dimulai sejak pukul 13.00 Siang.

“Sidang akan dilanjutkan pada Kamis mendatang. Tadinya ada 13 saksi, lalu dihadirkan kembali dua orang. Jadinya 15 orang saksi.” ungkapnya, Senin malam usai sidang, (16/12).

Kristiawanto menambahkan ‎pada akhir persidangan, antara saudara Panji dengan kliennya, Irfan, semuanya sudah saling berpelukan/berangkulan. Serta dalam kesimpulan tahap awal hingga akhir sidang, nyaris tidak terbukti adanya utang piutang ataupun penembakan.

‎”Tak ada bukti yang memberatkan klien kami. Jadi sebetulnya sudah jelas, tak ada kasus penembakan,tak ada penodongan. Semua saksi, pernyataannya sudah benar, apa yang selama ini beredar sudah terverifikasi fakta-fakta faktual, semuanya sudah saling memaafkan.” ungkapnya.

Kristiawanto menjelaskan pada agenda Kamis mendatang, rencananya akan ada tiga saksi ahli yang akan dihadirkan.

“Akan ada tiga saksi ahli yang bakal hadir.” ungkapnya.(S.03).

2,295 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × three =