Tahun 2016 Majalengka Fokus Pelebaran Jalan

Majalengka,(Sinarmedia).-
Hadirnya pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati dan maraknya pembangunan industri di Kabupaten Majalengka menuntut adanya peningkatan sarana infrastruktur  yang memadai. Untuk itu pada tahun 2016 mendatang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka melalui Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) akan fokus melaksanakan pelebaran jalan di sejumlah titik.
Kepala Dinas BMCK Kabupaten Majalengka Dedi Rahmadi melalui Kabid Bina Marga-nya, Ruchyana,  mengatakan, ke depan anggaran yang ada di dinas BMCK akan lebih banyak digelontorkan untuk pelebaran jalan di antaranya disekitar wilayah Kecamatan Kertajati, Cigasong-Jatiwangi yang sudah mulai dikerjakan dan sejumlah ruas jalan lainnya.
”Selain persiapan BIJB, kedepan Majalengka juga akan dipadati bangunan pabrik khususnya di wilayah utara seperti  Kecamatan Ligung, Sumberjaya dan Kecamatan lainnya hingga untuk mengimbanginya diperlukan sarana akses jalan yang memadai sehingga menopang perekonomian pelaku usaha di Kabupaten Majalengka,“ paparnya saat ditemui diruang kerjanya belum lama ini.
Menurut Ruchyana, untuk pelebaran jalan kabupaten rencananya menjadi 9 meter dan jalan Provinsi 32 meter dari badan jalan yang akan dilaksanakan secara bertahap khususnya jalur Bandara. Karena anggaran akan banyak disedot untuk pelebaran jalan sehingga anggaran untuk pembangunan lainnya seperti jembatan dan pemeliharaan tahun 2016 mendatang dipastikan akan lebih kecil dibanding tahun sebelumnya.
“Namun, untungnya untuk jembatan pada tahun ini sudah banyak dilaksanakan khususnya jembatan yang mengalami kerusakan akibat bencana alam dan jembatan yang kondisinya sudah cukup memprihantinkan dengan skala prioritas,“ ujarnya.
Sementara anggaran perubahan tahun ini sekisar 80 % lebih akan digunakan untuk pengerjaan hotmix dan sisanya lapen dengan target pengerjaan tuntas sebelum akhir Desember dengan jumlah pekerjaan sebanyak 33 paket diantaranya sudah dan akan dilaksanakan.
Pihaknya optimis proyek sebanyak 33 paket itu akan selesai sesuai jadwal kontrak walaupun dengan batas waktu pengerjaan kurang dari 2 bulan mengingat tingkat pengerjaannya yang relatif ringan khususnya pekerjaan hotmix karena didukung oleh sarana yang dimiliki BMCK sudah cukup memadai.
“Mepetnya waktu pengerjaan bukan hal yang baru, hampir setiap tahunnya untuk anggaran perubahan terjadi seperti ini tapi kami yakin pengerjaan akan selesai sesuai kontrak, apalagi untuk pengerjaan hotmik bisa lebih cepat dan stum yang kami miliki ada 40 unit sehingga sangat memungkinkan pengerjaan bisa diselesaikan sesuai jadwal sekalipun terganggu faktor cuaca yang sudah memasuki musim hujan,“ ungkapnya.(S.04)

2,511 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/tahun-2016-majalengka-fokus-pelebaran-jalan/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *