Tak Kapok, Pencuri Ini Empat Kali Masuk Penjara

Majalengka,(Sinarmedia),-
Pelaku pencurian dan pemberatan (curat), Yoyo Sahyo bin alias Yo bin Aswa (32) warga Blok Senin Desa Ranji Wetan Kecamatan Kasokandel yang tinggal di Blok Sarikuning Desa Silihwangi Kecamatan Bantarujeg iniu nampak tak kapok-kapoknya dipenjara. Walaupun sudah tiga kali masuk jeruji besi kini ia harus kembali mendekam di hotel prodeo untuk yang ke empat kalinya.
Wakapolres Majalengka Kompol Handrio Wijaksono, S.IK didampingi Kasat Reskrim AKP A. Choerudin, SH., mengungkapkan tersangka  merupakan residivis spesialis pencurian roda dua (R2) yang beroperasi di wilayah hukum Polres Majalengka. Yo ditangkap oleh satuan Buser dan Unit Ranmor Polres Majalengka karena mencuri 15 unit sepeda motor dalam jangka waktu tiga bulan.
Dalam melakukan aksinya, tersangka menggunakan alat bantu berupa kunci leter T, modus operandi tersangka mencuri motor di dalam rumah dan juga diparkir di depan rumah.
“Hasil pemeriksaan pelaku mengeluarkan sepeda motor dari halaman rumah yang terkunci stang namun pagar pintu tidak terkunci, berbekal pengalaman keluar masuk penjara selama tiga kali dengan kasus yang sama, operasinya hanya dilakukan sendiri.
15 unit motor hasil pencuriannya ini di dapat selama tiga bulan di 15 TKP, Yo mengirim barang curiannya ini bekerjasama dengan Maming bin Emo (39) warga Blok Buah Dua Desa Pasiripis Kecamatan Kertajati yang bertindak sebagai penadah. Keduanya ditangkap di sebuah rumah kosan di jalan Pesantren Kelurahan Majalengka Kulon Kecamatan Majalengka.
“Kita sedang mendalami terus kasus ini jika kemungkinan jumlah barang bukti masih ada. Kita proses perkembangannya kalau ke depan ada sejumlah orang yang merasa kehilangan sepeda motornya,” katanya
Kedua muka pelaku ini jelas dan tercatat merupakan residivis dan mereka berdua tiga kali terkena tindak pidana curat. Untuk Yoyo dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara sedangkan Maming sebagai penadah dijerat pasal 480 KUHpidana dengan kurungan 4 tahun penjara.
Kerjasama antara Yo dan Maming saat bertemu di hotel prodeo yang masing-masing terjerat dengan kasus yang sama.Kerjasama itu dijalin sejak keduanya keluar dari hotel prodeo Lapas Majalengka. Hasil kerjasamanya, Maming menerima kiriman motor dari Yo.
“Biasanya motor tersebut  saya jual satu unit antara Rp.1,5 juta sampai Rp 1,8 juta, kata Maming. (S.07)

707 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://sinarmedia-news.com/tak-kapok-pencuri-ini-empat-kali-masuk-penjara/
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *